Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Brebes Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada

IMG_7200

Tribratanews.polri.go.id – Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan SIK MH MSi mengimbau warga Brebes untuk tidak berangkat ke Jakarta mengikuti aksi yang digelar pada 11 Februari 2017 atau dikenal dengan istilah 112.

“Masyarakat diminta tetap di Brebes saja. Hal ini juga sesuai arahan Presiden, “ kata Kapolres saat memberikan sambutan dalam kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Forkompimda Brebes bersama Ulama NU dan Muhammadiyah, Kamis (9/2/2017) di Pendopo Kabupaten Brebes.

Selian Forkompinda beserta Ulama, kegiatan yang diselanggarakan oleh Polres Brebes ini hadairi ratusan peserta dari GP Anshor dan Fatayat NU, Pemuda Muhammadiyah dan Aisyiyah serta tamu undangan lainya.

Menurut Kapolres, dengan informasi tentang adanya sejumlah aksi yang digelar pada 11, 12 dan 15 Februari di Jakarta. Dimana, aksi-aksi tersebut, diduga bermuatan politis mengingat dilaksanakan berdekatan dengan waktu pemungutan suara pilkada serentak. Oleh karena itu, pihaknya megharap kepada warga Brebes untuk dapat lebih bijaksana salah satunya dengan tidak bertolak ke Jakarta. “Hal ini juga seperti yang disampaikan pimpinan pusat NU dan Muhamadiyah agar warga tidak perlu datang ke Jakarta untuk mengikuti aksi 112 tersebut,” terang Kapolres.

Sementara itu Plt Bupatai Brebes Drs Budi Wibowo menyampaikan bahwa sekaran ini ada potensi adu domba antar agama sehingga akan muncul konflik. Oleh karena peran para tokoh agama, tokoh masyarakat harus berperan aktif dalam mempertahankan  NKRI mensikapi hal yang tengah terjadi yaitu usaha untuk memecah belah kesatuan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus Muhammadiyah Brebes Drs Joko Mulyanto MPd menyanpaikan untuk menyikapi kondisi saat ini masyarakat Brebes untuk bisa mewujudkan ketenangan di dalam masyarakat. “Bagaimana mewujudkan masyarakat Brebes yaitu kita harus kembali kepada agama Islam, jangan mau direbut bangsa ini oleh bangsa lain. Kita harus bisa membenahi diri dari mulai hal yang kecil, keluarga kita sendiri.  Mewujudkan kewajiban kita yaitu Sholat yang dilaksanakan di Masjid dengan berjamaah sebagai sarana dakwah kita,” terangnya.

Selanjutnya, sambutan oleh Tokoh Nahdlatul Ulama KH Subhan Makmun menyampaikan kondisi bangsa akan baik apabila diatasnya baik. “Maka di masyarakatnya juga akan baik. Diatasnya bersih maka dibawahnya akan bersih,” kata Subhan Makmun.

Pihaknya juga menginagtkan pentinganya arti kejujuran. Menurutnya yang jujur akan mujur, yang dusta akan celaka/ sengsara. Maka jujur dimulai dari diri kita dan dalam keluarga kita.

Selain itu menanggapai situasi bangsa sekarang ini, pihaknya sangat memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. “Meningkatkan silaturahmi, bersatunya TNI, Polri,  Ulama, Habib dan  masyarakat maka akan tercipta bangsa Indonesia yang aman dan damai,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh KH. Labib Shodiq Suhaemi pengasuh Ponpes Al Hikmah Benda Sirampog. (Hms)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password