Curat di Way Kanan Lampung : Polisi Gunung Labuhan Tangkap DPO Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan

Tribratanews.polri.go.id – Polres way kanan pada hari sabtu tanggal 11 februari 2017 melakukan kegiatan expose atas kasus pencurian dengan pemberatan (curat) berhasil mengamankan DPO pelaku an. Teguh  (27) warga km. o5 kec. Balmbangan umpu kabupaten way kanan.

Kapolres way kanan AKBP Yudy Chandra Erlianto, S.Ik, M.h mengatakan melalui kapolsek gunung labuhan IPTU Soeharni bermula satgas anti C3 polsek gunung labuhan  berhasil menangkap pelaku an. JR (27) yang  telah lama menjadi dpo (daftar pencarian orang) sedang berada di km 05 kec. Gunung labuhan kab. Way kanan pada hari kamis tanggal 09 februari 2017 sekira pukul 16.00 wib, dari hasil pemeriksaan pelaku inisial JR menerangkan bahwa dalam melaksanakan aksinya bersama rekan pelaku Ria Efendi als Arya (sdh menjalani hukuman) dan Teguh selanjutnya dari hasil keterangan bahwa pelaku Teguh berada di lapas kelas II B way kanan, oleh team satgas anti c3 polsek gunung labuhan berkordinasi dengan lapas kelas II B way kanan  untuk melakukan penangkapan kembali dan ternyata benar bahwa tsk an. Teguh telah bersama-sama ikut melakukan pencurian dengan pemberatan bersama pelaku JR dan Ria Efendi als Arya. Selanjutnya pelaku an. Teguh dilakukan pemeriksaan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh polsek gunung labuhan.

Kejadian ini menimpa pada korban an. Indra Paksi (41) warga kp. gunung labuhan kec. gunung labuhan kab. way kanan yang terjadi pada hari kamis tgl 16 februari 2012 sekira pukul 02.00 wib dirumah korban, sewaktu korban terbangun menemukan isi rumah sudah berantakan. pelaku diduga masuk dari pintu belakang rumah menuju keruang tengah lalu membongkar isi lemari selanjutnya keruang kamar mengambil barang-barang milik korban akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 6.000.000,- (enam juta rupiah), selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke polsek gunung labuhan untuk ditindak lanjuti.

Pelaku pencurian dengan pemberatan  dapat dijerat dengan Pasal 363 Kuhpidana dengan kurungan  penjara maksimal  7 (sembilan) tahun,”tegasnya.

 

Penulis : Adi pranoto – humas polres waykanan

Editor: Kang Iqbal

Publish: oto adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password