Komitmen dan Kolaborasi Solid antar Anak Bangsa

Tribratanews.polri.go.id – Polres Trenggalek, Kondisi Kamtibmas di Indonesia belakangan ini banyak dihiasi berbagai permasalahan politik dan gesekan yang diarahkan SARA. Penyebaran berita bohong atau hoax melalui jejaring sosial bernada ujaran kebencian kepada golongan dan agama tertentu kian marak. Ancaman perpecahan, intoleransi yang merebak mengintai disintegrasi bangsa. Gejala-tersebut diatas sudah terpampang di depan mata kita semua.

Beban Polri sebagai aparatur negara bidang Kamdagri juga semakin berat ditengah tuntutan masyarakat yang mengharapkan Polri bertindak proporsional, profesional dan tidak berpihak. Ada kepentingan yang lebih besar yang harus diutamakan, yaitu kepentingan rakyat dan bangsa.

Polri tidak bisa melakukan itu semua sendirian. Harus ada campur tangan semua elemen masyarakat dan stake holder lainnya. komitmen dan kolaborasi yang solid antar anak bangsa akan menciptakan gelombang optimisme atas nasib bangsa Indonesia kedepan.

Demi terciptanya situasi kamtibmas kondusif, Polri berupaya, berkreasi dan berinovasi sesuai dengan karakter budaya dan kearifan lokal masing-masing daerah, tak terkecuali Kabupaten Trenggalek. Di Kabupaten yang terletak di pesisir selatan pulau Jawa ini pengaruh tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, ulama dan kyai sepuh masih sangat kuat. Pondok pesantren banyak bertebaran hampir di seluruh penjuru Trenggalek. Bahkan tak sedikit yang merupakan pondok pesantren bertaraf nasional.

Kapolres Trenggalek, AKBP Donny Adityawarman, S.I.K, M.Si memahami bahwa karakter dan budaya masyarakat Trenggalek merupakan modal dasar yang dapat diarahkan pada pembentukan Kamtibmas kondusif di wilayahnya. Karena itulah hal pertama yang Donny lakukan saat menjabat sebagai Kapolres Trenggalek adalah sowan (berkunjung, red) ulama dan tokoh agama. “Komunikasi dengan para tokoh agama sangat penting dalam kaitannya dengan cipta kamtibmas kondusif”, jelas Donny.

Berdasarkan catatan tribratanews.polri.go.id, Kapolres muda ini telah sowan ke beberapa tokoh agama di Kabupaten Trenggalek, diantaranya pengasuh Ponpes Qomarul Hidayah KH. Cholil Madjid, MA  atau yang biasa dipanggil mbah Kyai Mubin. Usai memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Trenggalek, obrolan pun menjadi lebih cair dan gayeng. Dengan logat Suroboyoan yang kental, Donny berharap doa restu dan bantuan mbah Kyai Mubin sebagai salah satu tokoh agama terkemuka ini dapat mendorong Trenggalek menjadi lebih aman dan kondusif.

Kapolres Trenggalek saat silaturahmi di kediaman pengasuh Ponpes Qomarul Hidayah, KH. Cholil Madjid, MA
Kapolres Trenggalek saat silaturahmi di kediaman pengasuh Ponpes Qomarul Hidayah, KH. Cholil Madjid, MA

Donny juga menyambangi KH. Muh. Jusak AS yang merupakan Ketua MUI Kabupaten Trenggalek. Selain bersilaturahmi, Donny juga meminta saran dan bimbingan demi Trenggalek yang lebih baik.

Kapolres Trenggalek bersama pejabat utama saat bertandang di kediaman KH. Muh. Jusak AS yang juga Ketua MUI Kabupaten Trenggalek
Kapolres Trenggalek bersama pejabat utama saat bertandang di kediaman KH. Muh. Jusak AS yang juga Ketua MUI Kabupaten Trenggalek

“Selama ini hubungan dengan Kepolisian sudah terjalin baik, kami akan membantu sekuat tenaga,” ujar Kyai sepuh ini.

Setelah hampir satu jam bersilaturahmi, Donny  melanjutkan sowan ulama menuju kediaman KH. Rusdi, pengasuh pondok pesantren Ar-Rosyidiyah yang berjarak tak jauh dari kediaman KH. Muh. Jusak AS. Pada kesempatan tersebut, Donny memperkenalkan diri sebagai pejabat baru dan mohon bantuan serta dukungannya demi Trenggalek yang aman dan kondusif. Kyai enerjik satu ini sudah tak asing lagi di mata anggota Polres Trenggalek karena memang sering bertandang untuk memberi tausiyah di masjid Baitul Muttaqin Polres Trenggalek. Ia juga  menyatakan dukungan atas program Da`i Kamtibmas yang telah digelar beberapa waktu lalu.

Obrolan segar Kapolres Trenggalek dan pejabat utama bersama KH. Rusdi, pengasuh pondok pesantren Ar-Rosyidiyah Desa Ngares, Trenggalek
Obrolan segar Kapolres Trenggalek dan pejabat utama bersama KH. Rusdi, pengasuh pondok pesantren Ar-Rosyidiyah Desa Ngares, Trenggalek

Demikian pula kunjungan Donny kepada  KH. Sulaiman, pengasuh pondok pesantren Al-Badar di Desa Gondang Kecamatan Tugu. Obrolan santai membahas problematika kehidupan sehari-hari dibumbui dengan guyonan ringan membuat suasana menjadi lebih cair. Sebelum rombongan berpamitan, KH. Sulaiman berpesan bahwa kebaikan hakiki manusia berangkat dari hati nurani. Artinya sebagai seorang Polisi yang sehari-hari bersentuhan dengan masyarakat harus bekerja berdasarkan hati nurani.

Kapolres Trenggalek bersama pejabat utama saat mendengarkan petuah KH. Sulaiman, pengasuh pondok pesantren Al-Badar Desa Gondang Kecamatan Tugu
Kapolres Trenggalek bersama pejabat utama saat mendengarkan petuah KH. Sulaiman, pengasuh pondok pesantren Al-Badar Desa Gondang Kecamatan Tugu

Di lain hari Donny menyempatkan diri sowan di kediaman KH. Bahrur Munir pengasuh Ponpes Hidayatuttulab Desa Kamulan yang lebih dikenal dengan nama Pondok Tengah. Suasana gayeng ditemani secangkir kopi menciptakan atmosfer hangat antara Kapolres dengan pengasuh Ponpes ini. Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut dari persoalan ringan hingga situasi nasional serta banyaknya berita hoax yang menyudutkan umat muslim.

Kapolres Trenggalek bersama pejabat utama saat sowan di kediaman KH. Bahrur Munir, pengasuh Ponpes Hidayatuttulab Desa Kamulan atau yang lebih dikenal dengan nama Pondok Tengah
Kapolres Trenggalek bersama pejabat utama saat sowan di kediaman KH. Bahrur Munir, pengasuh Ponpes Hidayatuttulab Desa Kamulan atau yang lebih dikenal dengan nama Pondok Tengah

Dan sowan ulama berikutnya adalah KH. Nur Khotib, pengasuh Ponpes Darisulaimaniah atau yang biasa disebut Pondok Lor. Tak berbeda jauh, dialog pun berkisar tentang menjaga Kamtibmas kondusif serta menyikapi berbagai persoalan bangsa dan pengaruhnya di Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek saat silaturahmi bersama KH. Nur Khotib, pengasuh Ponpes Darisulaimaniah atau yang biasa disebut Pondok Lor
Kapolres Trenggalek saat silaturahmi bersama KH. Nur Khotib, pengasuh Ponpes Darisulaimaniah atau yang biasa disebut Pondok Lor

Saat dikonfirmasi tentang kegiatan silaturahmi kepada ulama Donny menegaskan, semua demi dan untuk menjaga stabilitas Kamtibmas kondusif di Trenggalek.

“Silaturahmi sekaligus mohon bimbingan kepada beliau-beliau”, pungkas Donny.

Penulis : Ady
Editor : Kang Iqbal
Publish : Handoko

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password