Pernyataan Sikap Ulama Way Kanan Terkait Rencana Aksi 112 bersama Kapolres Way Kanan

Tribratanews.polri.go.id – Pada hari rabu tanggal 08 februari 2017 kepolisian resor way kanan  AKBP Yudy Chandra Erlianto, S.Ik , M.H bersama pejabat utama polres way kanan melaksanakan kegiatan tatap muka dan silaturahmi kepada tokoh ulama NU, Muhammadyah, dan MUI kab. Way kanan.

Dalam kegiatan tersebut kapolres way kanan menyampaikan bahwa jajaran polda lampung khususnya polres way kanan menjalin sinergitas kerjasama dengan ormas / elemen islam kab. Way kanan dalam menjaga situasi kamtibmas di kabupaten way kanan. Kapolres way kanan menyampaikan adanya wacana aksi pada tanggal 11, 12 dan 15  februari 2017 dan bagaimana pandangan muhamadiyah mengenai rencana aksi tersebut kepada ketua muhamadiyah menanggapi dan menyampaikan dari sisi organisasi tidak menerima perintah secara formal / tertulis maupun non formal / via telepon, dari aksi 2 desember 2016 posisi muhamadiyah sudah jelas meyerahkan semua tindakan sesuai proses hukum serta percaya penindakan hukum dan bagi siapapun yang hadir tidak diperknankan membawa atribut / bendera organisasi muhamadiyah dan apabila mereka membawa atribut organisasi itu berarti diluar dari orgnisasi, memang kasus ini telah menyita fikiran konsentrasi dan fokus kita yang juga harus dicermati secara baik dan diproses hukum secara adil kegiatan sillaturahmi

.WhatsApp Image 2017-02-08 at 10.09.58 (1)

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan di kediaman wakil ketua nahdlatul ulama (NU) kab. way kanan sdr. Imam Abu Hanipa, S.Pd.,M.Pd. di kel. taman asri kec. baradatu kab. way kanan pada jam 10.00 wib terkait wacana aksi 112 wakil syuriah PCNU way kanan sdr. Kh. Kodiran menanggapi dan menyampaikan bahwa ketua PP NU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA. telah menghimbau seluruh masyarakat NU untuk tidak mengikuti kegiatan aksi pada tanggal 11,12 dan 15 februari 2017 yang akan dilaksanakan di jakarta. juga menegaskan untuk di kab. way kanan tidak ada aksi yang akan dilakukan.

WhatsApp Image 2017-02-08 at 10.09.57

Setelah bertatap muka lansung berdasarkan hasil silahturahmi kapolres way kanan dengan tokoh ulama nu, muhammadyah, dan mui kab. Way kanan mencapai kesepakatan bersama untuk menjaga kesatuan dan persatuan negara republik indonesia serta menjaga situasi kamtibmas kab. Way kanan tetap kondusif. Para tokoh ulama, ormas islam dan instansi pemerintah menjaga kerukunan umat beragama untuk tidak terpengaruh terhadap kegiatan aksi unjuk rasa pada tanggal 11, 12 dan 15 februari 2017 di jakarta. Dan Apabila para tokoh ulama, ormas dan instansi pemerintah mengetahui dan / atau menemukan masyarakat / kelompok masyarakat penganut paham radikalisme ideologi dan anti pancasila diwilayah kabupaten way kanan akan segera ditindak lanjuti bersama antara tokoh tokoh ulama, ormas dan instansi pemerintah serta aparat terkait lainnya dengan melibatkan tokoh agama agar dapat kembali kepada ajaran agama yang diakui oleh republik indonesia. sesuai dengan kewenangannya masing-masing melakukan deradikalisasi terhadap penganut paham radikalisme ideologi dan anti pancasila di kabupaten way kanan.

kendati demikian kapolres way kanan berharap tentang pernyataan sikap bersama ini dibuat dengan semangat kerjasama yang baik, untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua pihak .

selain itu polres way kanan juga tetap melaksanakan monitoring dan patroli dialogis guna mengantisipasi agar tidak terjadi aksi  unjuk rasa pada tanggal 11, 12 dan 15 februari 2017 di jakarta. dengan menghimbau agar bijak menyikapi perkembangan situasi saat ini jangan sampai isu-isu yang berkembang ini ditanggapi dengan negatif, sehingga akan merugikan diri sendiri.”ungkapnya

sken pernyataan sikapsken pernyataan

Penulis : Adi Pranoto – humas polres waykanan

Editor: Kang Iqbal

Publish: oto adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password