KASUS TEWASNYA 3 MAHASISWA UII JOGJA DI KARANGANYAR : 9 Panitia Diksar Mapala di-DO, 10 Diskors

DSCN4535-1

Tribratanews.polri.go.id – KARANGANYAR : Sanksi berat diberikan Universitas Islam Indonesia (UII) kepada mahasiswanya yang terlibat sebagai panitia pendidikan dasar (Diksar) Mapala UII yang dinamai The Great Camping (TGC) ke-37. Pihak UII mengeluarkan (droup out/DO) sebagian besar panitia TGC 37. Keputusan men-DO (drop out) panitia ini dikeluarkan oleh UII setelah menggelar rapat senat pada Selasa (07/02/2017).

Humas UII, Karina Utami Dewi menuturkan bahwa ada 9 orang panitia Diksar Mapala UII yang di-DO. Selain itu 10 orang panitia lainnya diberikan sanksi berupa skorsing. Skorsing yang diberikan pun beragam, ada yang dua semester hingga tiga semester.

“Sanksi ini sudah sesuai dengan peraturan disiplin kemahasiswaan dan sudah diputuskan hasilnya dalam rapat senat,” ungkap Karina.

Meskipun membeberkan jumlah mahasiswa yang mendapatkan sanksi akademik tetapi Karina enggan memberikan nama-nama panitia yang mendapatkan sanksi. Karina beralasan bahwa hal itu demi kelancaran proses hukum yang saat ini sedang ditangani oleh Polres Karanganyar, Jawa Tengah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiga orang mahasiswa UII tewas usai mengikuti acara pendidikan dasar atau The Great Camping (GC), yang digelar Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UII di Gunung Lawu Lereng Selatan, Tawangmangu, Jawa Tengah yang digelar pada 13 hingga 20 Januari 2017.

Ketiga mahasiswa yang meninggal adalah Muhammad Fadhli (20), Syait Asyam (20) dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (20). Fadhli, mahasiswa Teknik Elektro UII angkatan 2015, asal Batam tewas dalam perjalanan menuju RSUD Karanganyar, Jumat (20/01/2017). Asyam mahasiswa Teknik Industri angkatan 2015 asal Yogyakarta tewas di RS Bethesda, Yogyakarta pada Sabtu (21/1). Korban terakhir adalah Ilham mahasiswa Hukum Internasional angkatan 2015 yang tewas di RS Bethesda, Senin (23/01/2017).|

Perkembangan kasus ini Penyidik Polres Karanganyar menyita satu unit laptop, satu unit central processor unit (CPU), dan tiga buah kamera dari Sekretariat Mapala Unisi di Jl. Cik Di Tiro Yogyakarta. Laptop dan kamera yang disita polisi milik anggota Mapala Unisi sedangkan CPU milik Sekretariat Mapala Unisi.

“Kami melaksanakan upaya paksa penggeledahan dan penyitaan terhadap barang-barang yang diduga terkait tindak pidana penganiayaan yang kami tangani. Laptop, tiga kamera, dan CPU. Punya panitia Mapala Unisi. Penyitaan di satu tempat saja, di posko Mapala Unisi. Iya, Cik Di Tiro,” kata Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, SIK, MSi Rabu (08/02/2017).|Iswanez

Editor : Kang Iqbal Asik, 96

Admin Polri56598 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password