PILKADA TAKALAR : Wakapolda Sulsel Optimis Pilkada Berjalan Aman dan Lancar

Tribratanews.polri.go.id – POLRES TAKALAR, Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Takalar pada 15 Februari 2017, berbagai upaya dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat diantaranya adalah mengadakan pertemuan antara Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono dengan pemerintah Kabupaten Takalar beserta penyelenggara Pilkada di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, (8/2).

Pertemuan ini dihadir oleh unsur pemerintah daerah, penyelenggara Pilkada serta sejumlah personel Polri dan TNI.

Pada pertemuan ini Kapolres Takalar AKBP Iskandar menyampaikan bahwa jajaran Polres Takalar siap mengamankan seluruh tahapan Pilkada. “Polres Takalar siap mengamankan seluruh rangkaian Pilkada, mengenai penambahan pasukan dan peralatan kami segera koordinasikan dengan Biroops Polda Sulsel, kami juga akan segera laporkan setiap dinamika keamanan yang terjadi di Takalar terkait Pilkada ini” Ujar Kapolres Takalar.

Selanjutnya Sekda Kabupaten Takalar Ir. Nirwan Nasrullah mewakili Plt. Bupati mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak Wakapolda dan melaporkan bahwa selama ini sinergitas yang terjalin di Takalar sudah sangat baik. Bukan hanya di tingkat kabupaten dengan Polres namun sampai kepada jajaran bhabinkamtibmas dengan struktur pemerintahan terendah. Takalar sendiri dirasa cukup kondusif dalam melalui tahapan Pilkada yang telah dilaksanakan. Dari itu kami yakin pada tahap pencoblosan dan rekapitulasi suara dapat juga berjalan tanpa kendala.

Mendengarkan sambutan Kapolres dan Sekda Wakapolda Sulsel merasa optimis dengan situasi Kamtibmas Takalar yang positif. Kebersamaan yang dibina, tahapan yang sudah terlewati, riak kecil yang sudah dilewati, kedepan sampai selesainya tahapan Pilkada diharapkan dapat terlaksana dengan baik.
Beberapa poin yang harus dipedomani yakni :
1 . Wakapolda mengingatkan tahap pencoblosan tinggal 7 hari lagi, antisipasi perubahan situasi keamanan. Gerakkan secara maksimal jaringan inteljen yang ada, deteksi sedini mungkin sehingga potensi gangguan keamanan dapat dipadamkan. Sulsel hanya memiliki 1 kabupaten yang melaksanakan pilkada, karena itu pengamanan yang dilakukan tidak boleh gagal!
2. Pada masa tenang agar ploting pasukan dapat terlaksana agar tidak ada TPS yang kosong dari pengamanan, antisipasi cuaca buruk bagi TPS yang berada di pulau serta TPS yang cukup jauh. Anggota PAM TPS agar tidak ada 1 kotak pun yang lolos dari pantauan. Tidak ada kotak TPS yang berangkat tanpa pengawalan anggota.
3. Perwira pengendali (Padal) jangan pasif, tidak boleh hanya diam saja menunggu laporan. Namun padal di tuntut agar proaktif mengecek situasi dinamika keamanan. Karena keadaan pasca pencoblosan sangat riskan terjadinya kecurangan.
Ingat jangan under estimate !!

2017-02-08 11.57.39

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password