Polres Banyumas Gelar Press Release Ungkap Kasus Curas dan Curat

Tribratanews.polri.go.id-Polres Banyumas, Selasa pagi, 7 Februari 2017 Kepolisian Resor Banyumas Polda Jawa Tengah menggelar pres rilis keberhasilan Sat Reskrim mengungkap kasus tindak pidana pencurian disertai dengan kekerasan yang terjadi pada bulan Desember 2016 di komplek ruko PCW (Purwokerto City Walk) dan juga pencurian pemberatan di Purwokerto Barat beberapa waktu lalu.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum., mengatakan dari tersangka AKF (19th) dan SA (16th) dalam tindak pidana curas yang mereka lakukan diamankan satu buah handphone merk Advan Vandroid S4T yang merupakan hasil kejahatan serta satu unit spm merk Yamaha Mio warna hitam merah nopol R-4132-PS dan satu buah digunakan sebagai sarana kejahatan.

“Kedua tersangka melakukan aksinya dengan menodongkan pisau dan meminta barang berharga milik korban yang sedang duduk, browsing, dengan keadaan sekitar yang sepi. Dalam keadaan ketakutan korban menyerahkan satu buah handphone dan satu buah laptop miliknya,” ucap Kapolres.

Dalam kasus ini, untuk tersangka AKF dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara, sementara SA tidak ditahan karena masih dibawah umur hanya dikenakan wajib lapor.

Sedangkan dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh tersangka HP (29th), Kapolres menyampaikan dari tangan tersangka diamankan barang bukti hasil kejahatan berupa uang tunai Rp.19.000.000,- (sembilan belas juta rupiah), kaset atm serta satu buah buku tabungan BNI Taplus an. HP, satu buah kartu atm BNI an. HP, satu kotak toolkit, satu buah tas gendong polo cavallo warna coklat, sembilan kunci mesin atm dan beberapa kunci kecil.

Jadi, tersangka HP sebagai karyawan mengambil kunci cadangan atm yang berada di brankas kantornya kemudian dengan kunci itu digunakan tersangka untuk membuka mesin atm dan mengambil semua uang didalamnya dan hal ini dilakukan berulang oleh tersangka dari kurun waktu Desember 2016 hingga Januari 2017.

“Dari hasil pengembangan yang dilakukan, tersangka mengakui telah melakukan tindak pidanannya di delapan mesin atm yang ada di wilayah kota Purwokerto,” jelas Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, HP dikenakan pasal 363 jo 362 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara, tutupnya.

 

Penulis : Barkah Bangkit

Editor : Kang Iqbal

Publish : Bagus AW

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password