Kapolda Bali : Ormas kriminal Saya Libas

Tribrata news. polri. go.id-Polda Bali.

Bukti tegasnya Kapolda Bali Inspektur. Jenderal Polisi Dr. Petrus Reinhard Golose adalah raibnya spanduk-spanduk organisasi kemasyarakatan (ormas) di sepanjang jalan Kota Denpasar khususnya, dan Bali umumnya
Kapolda Bali menjabarkan garis besar program kerjanya menakhodai Polda Bali ke depan “mengamankan wilayah hukum Pulau Dewata. Merupakan kewajiban bagi saya untuk membuat langkah-langkah strategis demi menciptakan rasa aman serta kondusif khususnya bagi masyarakat Bali,” Tegas Irjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose. Kapolda juga menegaskan akan bersikap tegas terhadap siapa pun yang melakukan kejahatan. Baik individu maupun kelompok. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan ke kantor Redaksi Jawa Pos Group. Senin (6/2)
“Ormas yang kriminal akan saya libas. Tidak ada ampun”, dan mengingatkan agar pejabat publik tidak ikut-ikutan aktif dalam ormas yang kriminal. “Bila ada pejabat yang membekingi ormas, maka akan berhadapan langsung dengan Kapolda Bali,” tandas kapolda.
“Melawan organized crime harus bersama. Bukan hanya saya sebagai Kapolda Bali, melainkan juga rakyat termasuk insan media harus ikut melawan. Mari kita hilangkan rasa takut masyarakat ini,” tegasnya.

Pesan Kapolda Tentang Ormas

  • Ormas apapun yang bertindak kriminal akan dilibas
  • Pejabat publik yang terlibat aksi Ormas juga akan dilibas
  • Masyarakat,media, dinas terkait,tokoh masyarakat harus bahu membahu melawan tindak premanisme

Sebagai daerah wisata,segenap masyarakat Bali tidak boleh membiarkan ormas yang kriminal
Kapolda Bali yakin kalau satu visi masyarakat Bali mudah diajak bekerja bersamademi keamanan Bali.” Kebijakan-kebijakan yang saya lakukan di Bali bukan hanya untuk populis, tetapi bagaimana agar bisa dirasakan oleh masyarakat Bali. yang disebut dengan rasa aman itu bisa dirasakan,” tegasnya. Langkah-langkah strategis ini akan mengedepankan upaya pencegahan, pembinaan, dan penegakan hukum di samping terobosan-terobosan dengan peranti teknologi canggih.
Terkait upaya memproteksi Bali sejak dini dari serangan terorisme, Kapolda Bali telah membentuk tim khusus yang terdiri atas pemuda lokal Bali. Patut dibanggakan mengingat kemampuan mereka disebut di atas pasukan anti teror.
“Saya sudah membuat tim yang berisi local boy (pemuda lokal) Bali yang kira-kira kemampuannya di atas pasukan antiteror. Mereka meng-counter yang disebut dengan transnasional organized crime,” tandasnya sembari menyebut polisi adalah pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat.
Fokus kepada permasalahan yang dihadapi Bali, Inspektur. Jenderal Polisi Dr. Petrus Reinhard Golose memberi penekanan pada aksi premanisme. “Yang tidak saya toleransi adalah premanisme. Yang lebih fokus lagi terkait dengan transnasional organized crime berhubungan dengan narkotika. Ini berhubungan langsung dengan distribusi narkotika atau penyebarannya,” ungkapnya Untuk memutus ketergantungan terhadap narkotika tersebut Kapolda Bali memaparkan pihaknya akan melakukan upaya maksimal melalui kegiatan rehabilitasi, recovery, resosialisasi, dan reintegrasi.
“Tentunya untuk memutus mata rantai narkotika dari luar dan dalam negeri kita juga tidak boleh tinggal diam. Strategi yang saya buat disebut dengan sistem desentralisasi penanganan kasus transnasional organized crime,” tegas Kapolda.
Terkait lalu lintas di Denpasar yang kian padat, Polda Bali pun memilih alternatif memaksimalkan penebalan kegiatan personel, menerjunkan anggota kepolisian di titik-titik kemacetan. “Kini personel polisi pagi wajib membantu kelancaran lalu lintas. Minimal polisi bisa mengatur atau meminimalisasi kemacetan,” tandas kapolda.

Penulis : Swan Humas Polda

Publish : swan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password