Di Sebuah Gubuk Bambu Seorang Lansia Menangis Terima Sumbangan Dari Bhabinkamtibmas

IMG_0040-300x300 (1)tribratanews.polri.go.id -Loteng, Papuk (nenek) Nurmah (85), hidup sebatang kara dengan kondisi fisik yang sudah sakit-sakitan, tinggal di rumah berdinding pagar bambu yang telah lapuk ini tinggal dilingkungan Rangah, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), untuk makan saja hanya berharap belas kasihan warga sekitar.

Kemarin Senin (06/02) Aipda Lalu Marsaan Bhabinkamtibmas Kelurahan Renteng datang untuk bersillaturrahmi kerumah Papuk Nurmah yang sudah tidak layak huni, dengan membawakan sembako.
Lalu Marsaan mengatakan “saya kaget melihat tempat tinggal Papuk Nurmah yang terbuat dari pagar bambu yang sudah lapuk, tempat tidurnya beralaskan karung dan tikar. Bagaimana bisa sehat kalau tempat tinggalnya seperti itu, saya terharu melihat kondisinya seperti itu, ditambah lagi beliau hidup sebatang kara “ucapnya”.

Disaat beliau menerima sembako yang saya berikan, saking senangnya tangan Papuk Nurmah gemetar bahkan sampai meneteskan air mata. Beliau juga berkata dalam bahasa daerah (Sasak) yang artinya semoga pak Polisi panjang umur, dimudahkan rezeki dan digampangkan segala urusan selama bertugas katanya kepada saya saat akan pamit pulang, dan dari jauh terlihat bening air mata bahagia karena menerima sembako masih terus keluar “tambahnya”.
Bhabinkamtibmas Renteng ini berharap ada perhatian dari pemerintah bagi Papuk Nurmah karena melihat kondisi serta tempat tinggalnya yang sudah tidak layak huni dan semoga ada dermawan yang mau peduli dengannya. (piex)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password