Dalam Sehari, 7 Rumah Terbakar di Jogja : Polisi Menyelidiki Kemungkinan Adanya Faktor Kesengajaan

tribratanews.polri.go.id JOGJA – Tujuh rumah yang berlokasi diwilayah Gamping dan Godean terbakar Minggu kemarin (05/02/2017). Kebakaran tersebut terjadi berbeda tempat, empat rumah berada di kecamatan Gamping dan tiga rumah berada di wilayah kecamatan Godean. Peristiwa ini terjadi pada waktu yang berbeda.

Kejadian awal terjadi diwilayah Godean pukul 11.00 wib di Rt:02/20 Sidokarto Godean, kemudian pukul 11.30 wib dan pukul 13.30 wib di Rt:04/20 Sidokarto Godean. Selanjutnya diwilayah Gamping pukul 17.00 dan 17.10 wib di desa Mejing Lor, pukul 17.45 wib di Mejing Kidul, dan pukul 18.00 wib di Gamping Lor.

Korban pertama di rumah milik kakek Sosrodiharjo (75) di Rewulu Wetan Rt:02/20 Sidokarto Godean. Kebakaran diketahui oleh saksi Niken (26) sewaktu pulang dari kerja bhakti masjid. Saat melintas didepan rumah Niken melihat ada kepulan asap yang berasal dari belakang rumah milik korban. Saat didatangi ternyata ada api yang menjalar dirumah tersebut. Dengan berteriak minta tolong api akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga sekitar.

Kejadian kedua dialami oleh Giyono (60) warga Rewulu Wetan Rt:02/20 Sidokarto Godean. Kejadian diketahui oleh saksi Ny. Sugeng yang saat itu hendak bermaksud mengantar makanan ke tempat kerja bhakti. Saat diperjalanan saksi melihat ada bakaran ban bekas disamping gudang matrial milik kurban. Selanjutnya sewaktu saksi pulang dr masjid mengantar makanan melihat pojok belakang hingga atap gudang milik korban sudah terbakar. Saksi kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Api berhasil dipadamkan sesaat setelah beberapa warga bergotong royong memadamkan api.

Ketiga terjadi diwilayah Rewulu Wetan Rt:04/21 Sidokarto Godean. Peristiwa diketahui oleh saksi Niken yang menghirup bau asap di rumah korban. Karena bau asap tidak kunjung hilang saksi kemudian mengecek ke belakang rumah dan mendapati rumah bagian belakang sudah dalam keadaan terbakar. Karena pada saat itu rumah belakang terkunci dan hanya ada seorang nenek bernama Widi Laksono (90) sendirian dirumah, saksi akhinya bergegas meminta bantuan warga dan berusaha memadamkan api bersama-sama.

Kebakaran keempat terjadi dirumah gudang kayu milik seorang nenek bernama Andri (75) warga Mejing Lor Rt. 003 Rw. 003 Ambarketawang, Gamping, Sleman. Kejadian diketahui oleh Siti (60) warga setempat yang melihat ada nyala api didepan rumah korban. Mendengar kabar, korban panik dan langsung minta tolong tetangganya Rawit (56) agar segera dipadamkan. Petugas kebakaran juga didatangkan untuk membantu memadamkan api tersebut.

Kebakaran kelima di kandang ayam milik Sancoyo (53) warga Mejing Lor Rt. 02 Rw. 03 Ambarketawang Gamping. Kronologis kejadian korban yang tinggal di belakang rumah kosong dan kandang ayam tersebut mendengar suara mirip benda dipukul-pukul. Karena penasaran korban kemudian mengecek ke sumber suara dan mendapati ada orang tak dikenal mengendarai sepeda motor jenis Suzuki bergegas meninggalkan depan rumah kosong tersebut. Disaat bersamaan korban melihat ada asap membumbung yang berasal dari kandang ayam. Setelah dicek ternyata kandang ayam miliknya terbakar. Dengan dibantu warga sekitar korban berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api berhasil dipadamkan sesaat setelah petugas Damkar kab. Sleman tiba dilokasi.

Kebakaran keenam bertempat di gudang milik Pimpinan Redaksi Bernas, Putut Wiryawan (58) warga Mejing Kidul, Rt. 002 Rw. 008, Ambarketawang, Gamping. Menurut informasi yang dihimpun oleh humas Polsek Gamping, korban pada saat itu sedang berada di teras rumah. Saat ditempat korban mencium bau asap didekatnya. Setelah dicek sumbernya, ternyata didapati gudang samping teras rumah yg berisi kertas bekas sudah terbakar. Takut apinya membesar korban kemudian berusaha memadamkan api dengan dibantu beberapa warga dan petugas pemadam kebakaran yang saat itu baru saja selesai memadamkan api di rumah milik Ibu Andri yang tak jauh dari tempatnya.

Terakhir kebakaran terjadi di rumah milik Purnomo warga Gamping Lor Rt. 003 Rw. 011, Ambarketawang, Gamping. Kejadian diketahui saat Hendi (41) tetangga korban curiga melihat ada seseorang yang mendatangi rumah korban. Tau rumahnya sedang kosong ditinggal pergi ke daerah Bantul, Hendi kemudian mendatangi rumah korban untuk mengetahui apa yang dilakukan orang tersebut saat berada dihalaman rumah korban. Saat didatangi korban melihat ada nyala api yang terlihat di teras rumah. Bersama warga Hendi kemudian beramai-ramai memadamkan api di rumah korban.

Mendengar kabar tersebut, petugas Polsek Gamping mendatangi TKP untuk melakukan pengamanan. Dari beberapa informasi yang diperoleh, kejadian tersebut diduga ada faktor kesengajaan. Hal ini diketahui dari adanya sejumlah kesamaan dari semua tempat kejadian. Disamping itu dikuatkan pula adanya saksi yang melihat pelaku pembakar rumah tersebut. Guna menjaga TKP agar tidak rusak petugas kemudian memasang garis Kepolisian. Kasus saat ini sedang ditangani oleh Polsek Gamping dan Godean.

penulis : krzRes Sleman
editor : kang Iqbal
publis : jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password