Tangkap Puluhan Balap Liar Polres Berau Beri Efek Jera Dengan Dorong Motor

BERAU – Remaja yang biasanya ugal-ugalan dan melakukan balapan liar dibuat kalang kabut. Puluhan remaja pengendara kocar kacir melarikan diri dari kejaran polisi yang merazia mereka, di Jalan H Isa III Minggu (18/12). Bahkan ada beberapa pengendara yang lari meninggalkan motornya lantaran takut ditangkap.
Tak mau kecolongan, polisi memblokir semua jalan dan gang yang bisa digunakan remaja-remaja tersebut untuk kabur.
Setelah beberapa gang ditutup, polisi langsung menutup jalur utama seperti di simpangan Jalan H Isa III menuju Jalan Diponegoro dan juga di simpang Jalan H Isa III menuju Jalan H Isa III.
“Kami mendapat laporan dari masyarakat, sering ada aksi balap-balapan dan kebut-kebutan anak-anak dijalan tersebut, makanya tadi kita upayakan pembubaran,” jelas Kapolres Berau AKBP Handoko.
Tim yang terdiri Satlantas dan Sabhara ini menjaga semua jalur gang dan jalur utama jalan H Isa III. AKBP Handoko menyayangkan sikap toleransi berlebih yang diberikan orangtua kepada remaja-remaja yang terjaring kemarin. Semestinya, pemberian toleransi berkendaraan tidak perlu dilakukan mengingat bahaya yang mengancam keselamatan anak-anak lebih besar, bahkan bisa menimbulkan korban jiwa.
AKBP Handoko meminta, agar pihak orangtua bisa lebih mengawasi dan tidak memberikan kendaraan dengan anak yang masih dibawah umur, hal ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang akan merugikan masa depan para pelajar.
“Orang tua harus aktif juga, jangan biarkan remaja yang belum cukup umur membawa kendaraan bermotor. Selain itu juga cek jam pulang mereka, seperti habis salat jumat seperti ini, jika mereka belum pulang sementara yang lain sudah, maka dipastikan mereka sedang apa,”ucap Handoko.
Puluhan remaja yang terjaring kemarin, dipaksa mendorong motornya ke Polres Berau untuk didata dan dikenakan tilang. Hal ini semata-mata untuk memberikan efek jera dan peringatan kepada orangtua mereka untuk tidak membiarkan anak-anaknya berkendara dan berbuat ugal-ugalan di jalan yang membahayakan nyawa orang lain dan nyawa sendiri.
Upaya melarikan diri dari remaja ugal-ugalan ini sempat menimbulkan insiden kecelakaan kecil. Seorang warga yang akan keluar dari gang sempat ditabrak seorang remaja yang panik dikejar polisi.
“Kita amankan dulu ke Polres, selanjutnya kita lihat siapa yang benar-benar balapan dan tidak. Kita juga akan panggil orangtuanya untuk datang kepolres,”tutur Handoko.
Sementara untuk sepeda motor yang tinggalkan oleh pengendaranya juga tetap dibawa dan dicek siapa pemiliknya,”tegas Handoko.
“selain memberikan efek jera kita juga melaksanakan penindakan kepada pengendara yang melanggar mulai dari administrasi sampai tata tertib berlalu lintas itu sendiri” ujar Kabid Humas Polda Kaltim AKBP Ade Yaya Suryana
(Resmo F/Humas Polres Berau/Kaltim)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password