Razia Kendaraan Pelajar di Jogja : Polres Bantul dan Jajaranya Sasar Pelajar

06566fca-5450-4680-99dd-73c15935e69d

tribratanews.polri.go.id JOGJA – Polsek Sanden bekerjasama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Bantul melaksanakan razia penertiban pelajar SMP yang berangkat ke sekolah mengunakan sepeda motor. Kegiatan razia dilaksanakan di jalan Samas Dusun Kalijurang, Srigading, Sanden depan SMP Negeri 2 Sanden, Senin (6/2/2017) pagi.

Operasi tersebut dipimpin KBO Sat Lantas Polres Bantul Iptu Isnen Haryanto dengan melibatkan puluhan personil gabungan Sat Lantas Polres Bantul, Polsek Sanden, dan Sat Binmas Polres Bantul.Iptu Isnen saat memimpin razia mengatakan, kegiatan ini sebagai shock terapi bagi pelajar SMP yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM agar tidak mengendarai sepeda motor. Hal ini sangat rentan terjadi kecelakaan lalu-lintas, ujar Iptu Isnen.

“Razia terhadap pelajar SMP yang mengendarai sepeda motor saat berangkat sekolah akan terus kami laksanakan secara berkala di seluruh sekolah di Bantul,” tambahnya.

Dalam razia, petugas menghentikan para siswa yang berangkat ke sekolah mengendarai sepeda motor. Siswa yang tertangkap kemudian diperiksa surat surat sepeda motornya beserta barang barang bawaanya. Petugas tidak menemukan adanya barang barang yang berbahaya, namun berhasil melakukan tindakan tilang kepada siswa SMP yang mengendarai sepeda motor sebanyak 28 surat tilang dengan barang bukti 10 unit sepeda motor dan 18 lembar STNK. Mereka yang terkena tilang agar melaksanakan sidang di PN Bantul hari Jum’at, 10 Pebruari 2017.

Siswa yang terjaring razia juga diberikan pembinaan oleh Aiptu Taryadi, Bhabinkamtibmas Desa Srigading. Agar tidak lagi berangkat ke sekolah mengendarai sepeda motor karena belum cukup umur. Termasuk juga memberikan pembinaan kepada warga sekitar yang membuka tempat parkir bagi siswa- siswi SMP agar tidak menerima lagi siswa yang akan menitipkan sepeda motornya.

Aiptu Taryadi juga mengimbau kepada para orangtua, kalau memang mereka menyayangi anak-anaknya, agar tidak membiarkan anak yang masih di bawah umur mengendarai sepeda motor. Sebab akan membahayakan nyawa anak-anak mereka sendiri. “Lebih baik keluarga mengantar ke sekolah atau siswa naik sepeda sampai sekolah, selain lebih aman juga sekaligus berolahraga”, imbuh Aiptu Taryadi.

penulis : Sihumas Sanden
editor : Kang Iqbal
publis :jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password