Tersinggung, NM Aniaya 4 Pemuda 1 Tewas

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo, Kepolisian Resor Gorontalo sector Atinggola tangani kasus penganiayaan antar pemuda yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia yang terjadi di Lapangan Desa Gentuma Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) pukul 02.00 wita dini hari, Minggu (05-02-2017).

Menurut Kapolsek Atinggola Iptu Rubiyo dari saksi Andi Frans (42) mengatakan penganiayaan yang terjadi antar pemuda tersebut bermula saat saksi Andi Frans (42) seorang Honorer Satuan Pamung Praja (Satpol PP) sedang bersama dengan pelaku NM (35) saat itu sedang duduk-duduk santai dibahu jalan masuk Lapangan Desa Gentuma, namun tiba-tiba lewat sebuah motor yang dikendarai oleh lk Noval Helingo (18) bersama dengan lk Sahril Wolango (19) yang melintas tepat dibelakang pelaku NM, yang seharusnya melintas di jalan masuk lapangan Gentuma. Atas kejadian tersebut pelaku NM tersinggung dan langsung datang mendekati pengendara  motor tersebut dan terjadilah perkelahian.

Sembari menerangkan Iptu Rubiyo menjelaskan bahwa saat saksi Andi Frans (42) dengan pelaku NM menuju ke pengendara motor Noval Helingo yang saat itu berada dengan teman-temannya yang berhenti di depan lapangan Gentuma, kemudian lk Noval Helingo berkata “kenapa kalian remehin kita, tidak sopan” (kinapa ngoni pandang enteng, nda sopan) sambal mengayungkan pukulan ke arah Pelaku NM yang mengenai bagian kepala belakang.

“Saksi Andi Frans (42) melihat kejadian tersebut menyuruh ke lima pemuda tersebut untuk membubarkan diri, namun sudah terjadi perkelahian. Saat perkelahian terjadi saksi Andi Frans (42) melihat pelaku NM sudah terjatuh ke tanah sedang di pukuli oleh ke empat pemuda tersebut, namun tiba-tiba lk Akmal Mato (21) mengatakan “saya sudah luka sambil memegang perut”, lk Akmal Mato (21) kena tikam dibagian perutnya”, jelas Iptu Rubiyo.

Melihat kejadian tersebut saksi berteriak “bubar” dan berkata berhenti untuk menghentikan perkelahian tersebut karena melihat pelaku sudah terjatuh ketanah sambil di pukuli oleh ke empat pemuda dan Korban lk Akmal Mato (21) sudah bersimbah darah.

“Korban Akmal Mato (21) saat ini sudah meninggal dunia (MD), setelah kejadian penganiaayan tersebut oleh teman-temannya sudah dibawah ke RSU.MM.DUNDA Limboto, namun dikarenakan kehabisan banyak darah akhirnya lk Akmal Mato tidak dapat bertahan serta lk Noval Helingo (18) mengalami luka tusuk di bagian telapak tangan kanan kemudian luka tusuk di bahu sebelah kiri ujar”, Iptu Rubiyo.

Untuk saat ini kasus penganiayaan yang terjadi didesa Gentuma akan diselidiki dan di proses lanjut.

Penulis   :  RA. Bilondatu

Editor     : Kang Ikbal

Publish    : RA. Bilondatu

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password