KAPOLRES MAMUJU MEDIASI PERMASALAHAN NELAYAN MAMUJU DENGAN NELAYAN MAJENE

img_2358
Tribratanews.com – Sulawesi Barat Merupakan Wilayah Kepulauan Dimana Faktor Geografis tersebut Kadang kala Menimbulkan Konflik Antar Sesama Nelayan, Seperti Yang terjadi Pada Hari Selasa Tanggal 13 Desember 2016, Terjadi Kesalah Pahaman antara Nelayan Mamuju dengan Nelayan Majene.
Menurut Informasi dari Personil Pos Balak-Balakang Bahwa Insiden Kesalah Pahaman Tersebut Bermula dari Adanya Laporan Dari Nelayan Pulau Balak-balakang Bahwa ada Nelayan yang melakukan Penangkapan Ikan tanpa Sepengetahuan Kepala dusun Lamudaan Pulau Balak-balakang yang Meresahkan Masyarakat Setempat Sehingga Kapospol Balak-balakang yang mendapati Informasi tersebut Langsung Melakukan Patroli dan Menemukan 7 (Tujuh) Unit Kapal Nelayan yang berasal Dari Kabupaten Majene yang Melakukan Penangkapan Ikan di Wilayah Perairan Kabupaten Mamuju, Kemudian Kapospol Balak-balakang Melakukan Pemeriksaan Kepada 7 (Tujuh) Unit Kapal tersebut, dan hasil dari pemeriksaan tersebut Personil Pospol Balak-balakang Menemukan bahwa ke-7 (Tujuh) Kapal tersebut tidak Memiliki Dokumen yang Lengkap Sehingga Personil Pospol Melakukan Penyitaan Dokumen dan Personil Pospol Membawa Ke-7 (Tujuh) Kapal tersebut Ke Pospol Samataha, Namun dalam Perjalanan Ke-7 (Tujuh) kapal tersebut Melarikan diri sehingga Personil Pospol Samataha Melakukan Tembakan Peringatan Ke Udara Sebanyak 1 (Satu) Kali, Namun Kapal Tersebut Tetap Tidak Mengindahkan Peringatan Dari Petugas Kepolisian.
Menanggapi Hal tersebut, Kapolres Mamuju AKBP Sonny Mahar BA, S.H., S.I.K., Pada Hari Senin Tanggal 19 Desember 2016 Melakukan Mediasi antara Nelayan Mamuju dengan Nelayan Majene di Ruang Kerja Kapolres Mamuju yang di Hadiri Oleh Kapolsek Urban Mamuju AKP Ramli, S.H., Kasat Polair Polres Mamuju Iptu Burhanuddin, S.H., Kasi Propam Polres Mamuju IPDA Binton, Kapospol Balak-balakang Brigpol Amiruddin, Bhabinkamtibmas Rangas Brigpol Yonathan Sitoe, Koordinator Nelayan Majene Ahmad Srihama, Kepala Desa Bala-balakang Kamaluddin, Sekdes Balak-balakang Nasmuddin dan Tokoh Masyarakat Balak-balakang Jaenuddin.
Dalam Kesempatan Tersebut Kapolres Mamuju AKBP Sonny Mahar BA, S.H., S.I.K., Mengatakan Bahwa Mediasi Ini Bertujuan Untuk Mencari Solusi dan Jalan Keluar Dari Permasalahan Ini, Bukan Untuk Mencari Siapa Yang Benar dan Siapa Yang salah Namun
“ Mediasi Ini Merupakan Sarana Untuk Mencari Solusi dan Jalan Keluar dari Permaslahan Ini Bukan Untuk mencari Siapa yang Benar dan Siapa Yang Salah, dan Semoga Kedepannya Hal Ini tidak terjadi lagi” Ucap Kapolres Mamuju.
Kapolres Mamuju AKBP Sonny Mahar BA, S.H., S.I.K., Juga Berharap Agar Ke-2 (Dua) Belah Pihak Menyadari Betapa Penting nya Saling Berkoordinasi Agar Kejadian Serupa Tidak Terulang Kembali Karena Kita (Nelayan_red) Merupakan Satu Rumpun Masyarakat Sulbar Yang Memiliki Kesamaan, Yaitu sama-sama Mencari Nafkah Dari Hasil Laut.
Dari Hasil Mediasi tersebut Menghasilkan Kesepakatan Bahwa Permasalahan Tersebut di Selesaikan Secara Kekeluargaan dan Nelayan Majene Tidak akan Melakukan Lagi Hal Tersebut dan Apabila Akan Memasuki Perairan Mamuju akan Meminta Izin Kepada Pihak Terkait Di Wilayah Mamuju dan Begitu Pula sebaliknya Dengan Nelayan Mamuju yang Akan Memasuki Perairan Majene Akan Meminta Izin Kepada Pihak Terkait Di Kabupaten Majene.

HUMAS POLDA SULBARimg_2359 img_2360

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password