HARI NUSANTARA : Mari Kita Maknai Sebagai Tonggak Kejayaan Bangsa

img-20161219-wa0038 Polda Jambi – Pelaksanaan upacara peringatan hari Nusantara yang jatuh pada 13 Desember dilakukan secara Khidmat di pelataran Kantor Bupati, Senin (19/12) sekaligus juga memperingati Hari Bela Negara ke 68.

Tampak dalam upacara peringatan Hari Nusantara tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati H. Safrial dengan Komandan Upacara Ipda Aidil Munshaf Kanit Tipikor Satreskrim Polres Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH bersama Forkompinda yang lain yaitu Dandim 0419/Tanjab Letkol ARH. Harry Sasono Utomo, SH, Ketua Pengadilan Negeri, Sekda, Staf Ahli, para Asisten, kepala SKPD, dan peserta upacara yang terdiri dari PNS, TNI, Polri dan Pelajar.

Dalam pelaksanaannya Bupati Safrial membacakan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dalam amanatnya mengatakan, Deklarasi Djoeanda pada 13 Desember 1957 merupakan tonggak bagi penyatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang utuh, di antara pulau yang satu dengan yang lain tidak terdapat laut internasional.

Melalui Deklarasi Djoenda, prinsip-prinsip wilayah laut negara kepulauan diterima, sehingga wilayah laut Indonesia bertambah luas menjadi kurang lebih 5,8 juta km2.

Tanggal 13 Desember kemudian ditetapkan sebagai Hari Nusantara oleh Presiden RI kelima Ibu Megawati Soekarnoputri melalui Keppres No.126 Tahun 2001.

Melalui pernyataan diri sebagai Negara Kepulauan, maka laut bukanlah pemisah tetapi justru pemersatu bangsa.

“Kita harus tau bahwasanya Hari Nusantara yang diawali oleh Deklarasi Djuanda adalah proklamasi ketiga bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Dalam peringatan Hari Nusantara 2016 mengusung tema “Tata Kelola Potensi Maritim Nusantara yang Baik Menuju Poros Maritim Dunia” ini, Bupati Tanjabbar H. Safrial menyerahkan kunci perumahan nelayan, 60 Kapal Nelayan serta Kartu Asuransi Nelayan (KAN) kepada nelayan sebagai perwakilan secara simbolis didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ir. H. Zabur Rustam, MM.

Ditempat terpisah, Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono SIK SH MH menegaskan bahwa wilayah perairan kabupaten Tanjabbar sebagai salah satu bagian dari perairan nusantara harus dijaga kelestariannya, salah satunya melalui penjagaan pengelolaan potensi kekayaan lautan yang benar sehingga bisa dijadikan unggulan kedepannya.

Langkah konkret saat ini adalah dengan dibentuknya komunitas perairan Kuala Tungkal sebagai langkah awal keamanan di kabupaten Tanjabbar.

“Mari kita maknai hari nusantara sebagai tonggak untuk kebangkitan kejayaan bangsa indonesia” Pungkas Agus ketika diwawancarai media ini.

[LILIK ADHI HUMAS POLDA JAMBI]

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password