Antisipasi Unjuk Rasa Anarkhis, Polres Kerinci Gelar Pertemuan Dengan Korlap Aksi

tribratanews.polri.go.id – Polda Jambi, Jumat tanggal 03 Februari 2017 pukul 09.30 wib bertempat di Aula Polsek Air Hangat telah dilaksanakan pertemuan Kasat Intelkam dengan masyarakat peladang Tigo Luhah Semurup yang menggarap lahan / berladang di Tanah Ulayat Depati Muaro Langkap Kec. Batang Merangin Kab. Kerinci

Pertemuan ini digelar terkait dengan adanya rencana aksi unjuk rasa yang akan dilaksanakan oleh masyarakat peladang ke Kantor DPRD Kab. Kerinci pada hari Senin tanggal 06 Februari 2017 yang menuntut agar DPRD Kab. Kerinci mendesak Pemkab Kerinci untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secepatnya dan mencabut surat Depati Muaro Langkap perihal penertiban Tanah Ulayat Adat Depati Muaro Langkap Kec. Batang Merangin. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Kerinci AKP Yurizal Bukhari didampingi Kapolsek Air Hangat IPTU Syahrum Mukhlis dan dihadiri oleh masyarakat peladang warga Tigo Luhah Semurup yang berladang di Tanah Ulayat Depati Muaro Langkap Kec. Batang Merangin Kab. Kerinci.

7beae3fa-1701-4597-8f3d-b6648ffac918

Adapun hasil pertemuan tersebut sebagai berikut :

• KASAT INTELKAM
– Selama ini pihak Polres Kerinci telah melakukan upaya / langkah-langkah untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan melibatkan pihak Pemkab Kerinci.
– Sampai saat ini Polres Kerinci tetap berusaha mendorong Pemkab Kerinci untuk sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengedepankan tindakan persuasif.
– Diharapkan kepada masyarakat peladang dari Tigo Luhah Semurup menunda pelaksanaan aksi unjuk rasa karena dapat mengganggu upaya penyelesaian yang saat ini sedang berlangsung.
– Jika aksi unjuk rasa tetap dilaksanakan agar tidak membawa massa melainkan hanya perwakilan menuju ke DPRD Kab. Kerinci.

• KAPOLSEK AIR HANGAT
– Diharapkan jangan menimbulkan permasalahan yang baru akibat dari pelaksanaan aksi unjuk rasa.
– Supaya dalam permasalahan ini juga dapat diselesaikan secara adat dengan melibatkan pemangku adat untuk dapat menentukan letak-letak Tanah Ulayat Adat.
– Tetap memperjuangkan supaya perladangan masyarakat dapat dikelola oleh masyarakat.

• MAIZARWIN ISMAIL, SH ( Kuasa Hukum Pendamping)
– Dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa nantinya tidak berbuat tindakan anarkhis.
– Dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa jangan sampai terjadi bentrokan dengan Aparat Kepolisian dan mengantisipasi adanya pihak ketiga yang memanfaatkan situasi.

• SIHAN ( Koorlap Aksi )
– Pada saat pelaksanaan aksi unjuk rasa nantinya hanya perwakilan saja yang diperbolehkan untuk menyampaikan tuntutan.
– Adanya keputusan rapat yang tidak disepakati oleh masyarakat dan ditetapkan langsung oleh Pemerintah.
– Aspirasi dari masyarakat peladang sama sekali tidak diterima oleh pihak Pemkab Kerinci pada saat melakukan pertemuan antara pihak Pemkab Kerinci dengan masyarakat peladang.
– Pelaksanaan aksi unjuk rasa tetap dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 07 Februari 2017 namun untuk ke Desa Tamiai secara konvoi dibatalkan dan pelaksanaan aksi akan dibatalkan apabila ada hasil kesepakatan dari Ketua Lembaga Adat Tigo Luhah Semurup stelah menghadap Bupati Kerinci.
– Ucapan terima kasih kepada Polres Kerinci yang telah melakukan upaya-upaya penyelesaian permasalahan tersebut.

Penulis : Indra

Editor : Kang Iqbal

Publish : Indra Gunawan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password