Cek kesiapan Personil, Kapolda Bali Perintahkan Panggilan Luar Biasa

Tribratanews.Polri go.id  Markas Kepolisian Daerah Bali yang tadinya tenang tiba tiba riuh karena diramaikan oleh suara lonceng. Teng – teng , teng – teng… suara  bertalu – talu dibarengin dengan suara peluit Priiitt – priittsss, para personil Polda Bali  nampak berlarian menuju lapangan apel. Ada yang mulanya diruangan sedang mengerjakan tugas – tugas rutinnya berhamburan keluar untuk menuju lapangan apel.

Ada juga yang sedang menikmati santap siangnya langsung berlarian karena mendengarkan suara lonceng dan peluit yang dibunyikan secara berkelanjutan.

Ternyata hari ini Jumat 3 Pebruari 2017, Kapolda Bali  Irjen Pol Dr. Petrus R Golose memerintahkan Karoops untuk melaksanakan PLB (Panggilan Luar Biasa).

Adapun tujuan Kapolda mengumpulkan personil melalui panggilan  luar biasa ini agar personel mempunyai gambaran mengenai  pola pengamanan markas dan pedoman cara berkumpul anggota dengan cepat, baik pada saat jam dinas maupun diluar jam dinas dengan sesegera mungkin, sesuai Standard Operasi Prosedur (SOP) dan memberdayakan Personel Polda Bali  secara maksimal sehingga dapat mengantisipasi dan mengatasi situasi yang berkembang khususnya ancaman terorisme maupun ancaman – ancaman lain

Kapolda Kapolda Bali  Irjen Pol Dr. Petrus R Golose langsung kebarisan mengecek kehadiran Personil “ Catat jumlah personil yang hadir dan yang tidak hadir harus jelas kerterangannya” Tegas Kapolda kepada Kabid Propam. selanjutnya Kapolda   Bali memberikan arahan kepada seluruh anggota yaitu

  • Kapolda mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota dalam pelaksanaan PLB ( panggilan luar biasa ) walupun dalam tingkat kehadirannya, dan tingkat kesiap siagaannya masih kurang sigap .
  • Kapolda juga mengevaluasi dalam pelaksaan PLB ini dikatakan bahwa masih ada anggota yang kurang tanggap atau kurang dalam kesiap-siagaannya sehingga dalam pelaksanaannya masih ada anggota yang terlambat hadir dilapangan Apel, dan untuk kedepan tidak ada lagi anggota yang terlambat dalam PLB.
  • Peralatan perorangan tameng, tongkat dan helm serta peralatan yang berhubungan dengan pengendalian masa agar selalu disiapkan dengan baik.
  • Latihan pengendalian masa dan unjuk rasa perlu dilatihkan kembali tidak saja kepada personil Dalmas dan Sabhara namun seluruh personil juga dilatihkan, terutama dalam penggunaan tameng dan tongkat Polisi .

Ditambahkan pula “ kalo bukan Kita yang mengamankan masyarakat, siapa lagi? kegiatan panggilan luar biasa (PLB) ini akan kita lakukan secara rutin, sampai pada akhirnya anggota betul-betul terlatih dan siap apabila dibutuhkan” Tegas Kapolda.  (Bina Wartawan Humas Polda Bali )

editor : swan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password