Sebanyak 160 Personil Diturunkan dan 600 Disiagakan di Polres Gowa Amankan Pelantikan 52 Kades Terpilih

Tribratanews.polri.go.id, Gowa Sulsel – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Gowa berlangsung pada Hari Kamis, tanggal 15 Desember 2016. Sebanyak 217 Calon Kades memperebutkan posisi kepala desa di 53 desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Gowa.

Tak hanya panitia pemilihan mempersiapkan penyelenggaraan pesta demokrasi 6 (enam) tahunan di tingkat desa itu, tapi pihak pengamanan pun dari TNI-Polri disiagakan di lokasi pemilihan. Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Gowa, Polda Sulsel, Kompol Muari menyebutkan bahwa personil Polri yang diturunkan dengan melibatkan anggota yang ada di setiap polsek setempat.

Kurang lebih sebanyak 530 anggota polres dibackup aparat di masing-masing polsek diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak tersebut. Selain itu, pengamanan juga melibatkan dua kompi anggota Brimob Polda Sulsel dengan jumlah sebanyak 150 personel.

“Persiapan pengamanan untuk Brimob itu diperbantukan sebanyak dua kompi, dan itu akan disebar ke polsek-polsek untuk standby melakukan pengamanan,”.

Sementara Komandan Distrik Militer (Dandim) 1409/Gowa, Letkol Inf Willy Brodus Yos menyatakan, untuk pengamanan Pilkades serentak itu, Kodim sudah mempersiapkan 1 SSK anggota TNI dengan melibatkan anggota Babinsa.

“Untuk antisipasi bila ada konflik. Kita siapkan 1 SSK atau 100 personil anggota TNI dari Kodim dan 1 personil Babinsa di tiap-tiap desa yang melaksanakan Pilkades,” ujar Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf Willy Brodus Yos.

Pasca Pilkades yang dihelat serentak di 53 desa se-Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, maka Rabu, tanggal 1 Februari 2017 dilaksanakan pelantikan serentak Kepala Desa (Kades) terpilih yang sudah ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara Pilkades setempat dan Pemkab Gowa. Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan pelantikan, serta pengambilan sumpah janji terhadap Kades terpilih, aparat keamanan dari masing-masing Polsek setempat yang menghelat Pilkades bersama jajaran Polres Gowa, Polda Sulsel menurunkan sebanyak 760 anggota tim gabungan.

Jajaran Polres Gowa disiagakan dalam acara pelantikan Kepala Desa terpilih di Kantor Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Selain itu, Polres Gowa juga menyiagakan 600 personel yang siap siaga di Mapolres Gowa untuk persiapan jika ada desa yang terjadi keributan.

“Sebanyak 160 personel pengamanan pelantikan Kepala Desa diturunkan khusus di kantor bupati saja. Ditambah juga sebanyak 600 anggota disiagakan di Polres Gowa untuk mengantisipasi, jika ada desa yang terjadiu keributan atau konflik saat berlangsung pelantikan Kepala Desa,” kata AKP M. Tambunan, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Gowa.

Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa BPMD Kabupaten Gowa, Muhammad Asrul memastikan acara pelantikan 52 Kades terpilih. Hanya satu desa saja yang tidak diikutkan Pilkades yakni Desa Pallangga, karena Pilkades di desa ini baru dilaksanakan pada tahun 2018 akan datang.

Untuk diketahui, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di kabupaten Gowa beberapa waktu lalu diwarnai berbagai peristiwa. Di antara 53 desa yang menggelar pemilihan itu, Desa Bontoala, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, memiliki DPT terbanyak di seluruh desa yang mengelar Pilkades serentak. Pemilih tercatat di desa ini mencapai kurang lebih 17.600 pemilih yang tersebar di empat dusun dan 16 RW.

Namun sayang, dari jumlah pemilih yang besar, hanya sekitar kurang lebih 5.200 yang menyalurkan hak suaranya di antara lima kandidat. Ketua P4KD, selaku panitia penyelanggara, Edy Lawa yang dikonfirmasi mengatakan, kemungkinan faktor cuaca dan mayoritas penduduk adalah warga komplek perumahan yang notabe adalah karyawan dan pegawai.

Semetara itu di Desa Jenetallasa, tetangga batas Desa Bontoala, awal pemungutan suara Pilkades dikabarkan gagal diselanggarakan dan ditunda akibat salah satu kandidat di atara lima calon memprotes panitia penyelanggara yang diduga tidak netral. Demikian pula di Desa Pallangga, Kecamatan Pallangga, dibatalkan akibat ricuh tak terkendali.

Sedangkan di Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, pendukung salah satu kandidat sempat memblokir jalan dan membakar ban bekas. Mereka menolak hasil penghitungan suara Pilkades setempat. Riak-riak Pilkades inilah yang menjadi perhatian utama aparat kepolisian setempat untuk lebih meningkatkan pengamanan, baik sebelum pemungutan suara, pasca pemilihan dan pasca pelantikan Kades terpilih, demi menjaga kondisi kamtibmas yang sejuk dan kondusif, terutama di 53 desa yang telah sukses menyelenggarakan Pilkades se-Kabupaten Gowa.

Admin Polri55131 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password