BRIPDA WINI AMANDA : Menjadi Polisi Saya Bisa Banyak Berguna dan Membantu Masyarakat

bripda-wini-amanda-menjadi-polisi-saya-bisa-banyak-berguna-dan-membantu-masyarat

POLDA KALTIM – Buah tidak akan pernah jatuh jauh dari pohonnya, begitulah ungkapan yang sering kita dengar tentang perkerjaan anak yang sering mengikuti jejak orang tuanya. Hal itu tidak berlaku untuk Polisi Wanita (Polwan) yang satu ini. Bripda Wini Amanda (22), dara kelahiran Pontianak 17 Desember 1996 ini, berasal dari keluarga yang kebanyakan berprofesi sebagai PNS, hanya dia yang memiliki profesi sebagai seorang Polwan.

Wini, begitulah sapaan akrabnya. Ia sebelumnya bercita – cita menjadi seorang pramugari namun atas dorongan orang tuanya, kemudian Ia mendaftar menjadi seorang Polwan. Sang ibulah yang memintanya untuk meneruskan cita – cita dulu menjadi seorang Polisi.

“Dulu ibu saya memiliki cita – cita menjadi Polisi, dia kagum dengan tugas seorang Polisi, yang senang menolong masyarakat. Ditambah lagi Polisi terkesan gagah dan kuat. Jadi sejak saya masih kecil, beliau menginginkan saya manjadi polisi,” tuturnya.

Wanita yang sempat menjadi pemain voly 02 SN tingkat Provinis Kaltim ini, memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas setelah lulus dari SMA N 5 Samarinda pada tahun 2014 lalu. Dengan alasan mau mandiri dan ingin mambatu orang tuanya.

“Saya mau cari kerja saja,” ucapnya, sembari melempar senyum kecil.

Secara kebutulan saat itu pun pendaftaran Polisi di buka. Kesempatan emas itu pun tak mau disia – siakannya.

“Saat itu kebetulan saya sedang mencari pekerjaan juga,” tutur, putri dari pasangan Ibnu Haldun dan Sri Maryani ini.

Segala persyaratan untuk menjadi seorang anggota Polisi pun Ia persiapkan. Satu demi satu tes mampu dilaluinya, hingga akhirnya Ia pun diterima menjadi seorang Polisi.

“Alhamdulillah saya lulus,” ujarnya sembari ke dua tangannya menutup wajahnya.

Kejutan datang setelah lulus tahun 2014 lalu, Wanita yang memiliki hoby nonton ini rupanya tidak dikembalikan ke daerah asal. Setelah usai menjalani pendidikan Polisi di Diktut Brigadir Polwan di Mojokerto pada 1 Januari 2015 lalu Ia langsung ditempatkan di Kutai Barat bersama belasan orang rekannya yang sama-sama berasal dari Benua Etam.

“Awalnya cukup kaget karena belum pernah sama sekali ke Kubar. Tapi yang namanya tugas dan sebagai anggota Polri, harus siap ditempatkan dimana saja,” katanya.

Bripda Wini sendiri kini bertugas di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Kutai Barat, ini mengaku walaupun tidak bisa menjadi pramugari sebagai mana yang ia cita – citakan, namun dirinya mengaku bangga bisa meneruskan cita – cita sanga ibu untuk menjadi Polisi. Dan lebih dekat dari masyarakat.

“Senang dan bangga sekali, karena dengan menjadi seorang Polisi, saya bisa banyak berguna dan membantu masyarakat,” pungkasnya.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password