Penipuan di Merangin Jambi : Polisi Tangkap Ibu Rumah Tangga Saat Beraksi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jambi, Ada ada saja ulah pelaku untuk melakukan kejahatan, dua perempuan warga Sungai Ulak, Kabupaten Merangin ini terpaksa ditangkap aparat kepolisian Sektor (polsek) Tabir Ulu Resort Merangin, karna hendak menipu warga.

Dua pelaku tersebut, V (27) dan D (28), ibu rumah tangga, ditangkap, Minggu (29/1/2017) sekira pukul 16.30 WIB.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro,S.IK melalui Kapolsek Tabir Ulu Iptu Candra Kirana saat dikonfirmasi mengatakan, penangkapan bermula saat ada laporan dari warga yang sudah tertipu oleh dua pelaku tersebut.

Kejadian bermula, saat kedua pelaku  datang ke Desa Kapuk, Kecamatan Tabir Ulu, dengan mengenderai sepeda motor jenis Scoopy BH. 6467 PQ. Pelaku mempir ke bengkel motor milik  warga sekitar.

“Pelaku V ini kemudian meminta ban motornya diganti, katanya yang bayar adalah H. Zubir, karena dia mengaku menantu dari H. Zubir,” Kata Iptu Candra.

Kemudian  pemilik bengkel itu merasa curiga. Sebab sebelumnya ada warga Desa Kapuk bernama Damrizal, yang sudah ketipu sama wanita yang mengaku menantu H. Zubir.

Pemilik bengkel itu kemudian pergi dan pura pura mau membeli rokok. Tujuannya yaitu menemui Damrizal, dan memastikan bahwa dua wanita tersebut yang telah menipu dirinya.

“Damrizal kemudian pergi ke bengkel warga tersebut. Setelah dilihatnya ternyata benar wanita yang mengaku menantu H. Zubir tersebut adalah wanita yang pernah menipu dirinya,” Jelas Iptu Candra Kirana.

Lalu kemudian Damrizal melaporkan ke Polsek Tabir Ulu. Tidak lama kemudian dua perempuan tersebut ditangkap Polsek Tabir Ulu.

IMG-20170131-WA0001

Dari hasil keterangan dua pelaku tersebut, mengaku sudah tiga kali melaksanakan aksi penipuan dengan mengaku sebagai menantu H. Zubir.

“Untuk  kasus ini masih dalam pengembangan, dan pelaku sudah kita tahan guna penyelidikan lebih lanjut,” tambah Iptu Candra Kirana.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis : Solihin/indra

Editor : Kang Iqbal

Publish : Indra Gunawan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password