Kasus Curas dan Curat di Tanggamus Lampung : Tekab 308 Polres Tanggamus Tembak Tiga Tersangka Spesialis Pencurian Sepeda Motor

tribratanews.polri.go.idPOLRES TANGGAMUS, Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) 308 Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Tanggamus berhasil menangkap tiga tersangka JI (28), SW (21), dan AL (27) komplotan spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) serta pencurian den‎gan kekerasan (curas) yang sudah 25 kali melakukan kejahatan di Kabupaten Tanggamus Lampung. Ketiganya ditembak kakinya karena melawan ketika penangkapan.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tanggamus Kompol Aditya Kurniawan, SH., S.Ik didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra saat memberikan rilis pengungkapan kasus di Polres Tanggamus, Senin (30/1/17) sore.

Lanjut Kabag Ops, penangkapan kawanan bandit yang sudah sangat meresahkan warga, sering beraksi di wilayah Kecamatan Bandarnegeri Semuong (BNS), Wonosobo, Semaka, Kotaagung Barat, dan Kotaagung Kabupaten Tanggamus diawali penangkapan Joni pada Senin (23/1) pukul 05.00 WIB.

“Untuk diketahui penangkapan terhadap warga Pekon Gunungdoh, Kecamatan BNS, berdasarkan Laporan Perkara LP/B-22/III/2016/POLDA LPG/RES TGMS/SEK SEMAKA tanggal 18 Maret 2016. Selain itu, tersangka ini juga menjadi buronan kami, dengan Nomor: Daftar Pencarian Orang (DPO)/09/III/2016/Reskrim. Jadi kesimpulannya, JI ini adalah ‘pemain’ lama,” ujar  Kompol Aditya Kurniawan.

Di hadapan penyidik, JI mengakui pernah melakukan curat dan curas di 12 tempat kejadian perkara (TKP). Khususnya di Kecamatan Wonosobo, BNS, dan Semaka, yaitu TKP di Pekon Tengos, Kecamatan BNS mencuri Honda Beat warna merah yang diparkir di depan rumah; TKP Pekon Bandarsukabumi, Kecamatan Wonosobo merampas paksa Honda Supra Fit; TKP Pekon Sanggi, Kecamatan BNS menggondol Honda Supra Fit; TKP Pekon Sanggi menggasak Honda Beat warna hitam; TKP pinggir sawah dekat kuburan Pekon Gunungdoh Kecamatan BNS merampas Honda Supra Fit.

“Lalu TKP di jembatan Pekon Gunungdoh merampas Honda Supra Fit; TKP Umbulpisang Kecamatan Semaka merampas satu unit ponsel smartphone; TKP Pasar Kuncoro Kecamatan Semaka menggondol Yamaha Mio warna merah; TKP Pekon Sanggi menggondol Honda Kharisma; TKP kuburan Pekon Sripurnomo Kecamatan Semaka merampas Honda Blade; TKP tanjakan dekat kuburan Pekon Gunungdoh merampas Yamaha Jupiter Z; dan TKP Kecamatan Semaka merampas Honda Supra Fit S,” jelas Kabag Ops.

Sementara itu AKP Hendra Saputra mengatakan pengembangan terhadap Joni Iskandar, polisi kembali menangkap dua tersangka, Satria Wijaya warga Pekon Gunungdoh yang ditangkap berdasarkan LP/B-22/III/2016/POLDA LPG/RES TGMS/SEK SEMAKA tanggal 18 Maret 2016, tentang curat terhadap Honda Supra Fit nomor polisi (nopol) BE 8574 BK.

“Lalu nama berikutnya adalah Alwani. Dia kami tangkap berdasarkan LP/B-55/VIII/2016/LPG/RES TGMS/SEK SOBO tanggal 7 Januari 2017, tentang curas dengan kerugian korban Honda Revo. Sebenarnya komplotan spesialis curat dan curas ini semuanya terdiri dari lima orang. Namun kami baru meringkus tiga pelaku, sementara dua lainnya masih kami buru,” beber Hendra Saputra.

Dari pengakuan Satria dan Alwani bersama Joni, ketiganya pernah melakukan pencurian di wilayah Kotaagung, Wonosobo, dan Semaka. Masing-masing adalah TKP di Pekon Bandarsukabumi Kecamatan Wonosobo melakukan curas satu unit sepeda motor; TKP Pekon Banyuurip Kecamatan Wonosobo menggondol Honda Beat menggunakan kunci T; TKP Pekon Sumurtujuh merampas Honda Revo Absolut warna hijau; TKP Pekon Banyuurip, merampas Honda Revo Absolut warna hitam; TKP jembatan Pekon Belu Kecamatan Kotaagung Barat merampas Honda Beat warna putih; TKP Pekon Kuncoro merampas Honda Revo warna hijau; dan TKP Kelurahan Pasarmadang Kecamatan Kotaagung menggondol Honda Beat warna putih pakai kunci T; Pekon Terbaya Kecamatan Kotaagung menggondol Yamaha Vega R warna merah menggunakan kunci T; TKP Pekon Kusa Kecamatan Kotaagung menggondol Suzuki Satria FU menggunakan kunci T; TKP Kelurahan Pasarmadang dekat TPI menggondol Honda Beat warna putih-merah menggunakan kunci T; TKP Pekon Teba Kecamatan Kotaagung Timur menggondol Suzuki Satria FU menggunakan kunci T; TKP Pekon Negeriratu Kecamatan Kotaagung merampas Honda Beat warna biru-putih; dan TKP terakhir Pekon Soponyono Kecamatan Wonosobo menggondol Honda Revo menggunakan kunci T.

Dari tiga tersangka curas dan curat yang sudah 25 kali beraksi, petugas berhasil menyita barang bukti  berupa sebilah senjata tajam (sajam) jenis laduk dan satu unit Honda Revo hitam yang dipergunakan berbuat kejahatan. Sementara hasil curian, diduga sudah dijual oleh para tersangka dan kini masih dalam pencarian barang (DPB).

“Komplotan ini tak punya waktu khusus untuk beraksi. Mereka biasa beraksi kapan saja, tergantung situasi dan kondisi calon mangsanya. Untuk curas, modus operandinya adalah membuntuti para calon korban. Setelah kondisi memungkinkan, tersangka langsung mengancam dengan senjata tajam. Sementara untuk modus curat, mereka mencuri sepeda motor korban yang terparkir di luar rumah menggunakan kunci T,” papar AKP Hendra.

Terhadap ketiga tersangka, polisi mengenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Sementara untuk aksi curat yang diatur dalam Pasal 363 KUHP, masih didalami petugas. Jika terbukti melakukan keduanya, maka para tersangka akan diganjar dengan pasal berlapis. | N.Muslih / Editor : Kang Iqbal / Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password