Di Soppeng, TNI – Polri Kerja Sama Bersihkan Pekarangan Masjid

Tribratanews.polri.go.id, Soppeng Sulsel – Banyak yang beranggapan jika TNI dan Polri tidak bisa berdekatan. Pandangan ini ternyata salah. Di Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng aparat kepolisian dan TNI justru bahu membahu melakukan menjaga keamanan.

Tidak hanya itu, Jumat (27/1/2017) mereka bersama pemerintahan setempat pun terlihat sedang membersihkan lingkungan di Masjid Al Munawarah Labessi, Kecamatan Marioriwawo, Soppeng.

Dalam kegiatan Jumat Bersih ini tampak Kapolsek Marioriwawo, AKP Jumri Kari berbaur dengan anggotanya. Selain Kapolsek, tampak juga personel TNI dari Koramil Marioriwawo serta Camat Marioriwawo bersama stafnya.

AKP Jumri mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Marioriwawo untuk tetap menjaga tali silaturahmi. Dengan demikian, toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang selama ini sudah berjalan baik bisa terus terjaga.

“Jaga tali silarturahmi yang sudah terjalin dengan baik ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan kegiatan ini untuk menjalin kebersamaan dan kebersihan lingkungan.

“Kegiatan dilaksanakan sebagai wujud kebersamaan dan kerja sama antar instansi dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Dicky.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra membuat pernyataan mengejutkan. Menurut dia, saat ini ada pihak yang tengah berusaha mengadu domba TNI dengan Polri melalui media sosial.

“Saat ini banyak beredar di media sosial yang berupaya mengadu domba TNI dan Polri,” ujar Herindra usai mengikuti apel bersama TNI/Polri di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (24/1).

Kepada anak buahnya di Kodam III/Siliwangi, Herindra meminta mereka merasakan apa yang dirasakan oleh anggota Polri.

“Bila ada anggota polisi yang dicubit, prajurit TNI juga perlu merasakan sakitnya. Demikian juga kepada anggota Polri, kalau ada anggota TNI dicubit, kami harapkan seluruh anggota Polri merasakan,” tuturnya.

Ia juga meminta seluruh prajuritnya agar tidak terprovokasi terhadap hal-hal berbau adu domba yang muncul melalui media sosial.

“Negara ini dulu hancur karena adu domba. Maka dari itu, saya sampaikan ke prajurit jangan mudah percaya kepada media sosial,” tandasnya. (

Admin Polri54157 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password