Lolos Seleksi Internal, Tujuh Pati Polri Ikuti Seleksi Deputi Penindakan KPK

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Tujuh Perwira Tinggi (Pati) Polri dipastikan akan mengikuti seleksi jabatan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi. Ketujuh Pati itu merupakan sosok yang terbaik sesuai dengan asesmen SDM Polri, Selasa (17/03/20).

“Pastinya kami memilih yang terbaik, ada asesmen dilakukan oleh SDM,” ungkap Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si.

Pati Polri tersebut merupakan para perwira yang memiliki rekam jejak di bidang reserse kriminal.

“Pati Polri (yang) punya latar belakang reserse, reskrim,” jelasnya.

Karo Penmas juga memastikan bahwa tujuh anggota Polri tersebut sudah lolos penilaian secara internal Polri.

“Semua punya Sprin dari Kapolri. Mereka yang mau menempati dinas di luar Polri pasti harus ada izin dari pimpinan,” tegas Brigjen Pol. Argo Yuwono.

Sebelumnya, Karo Binkar SSDM Polri, Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. membenarkan perihal tujuh Pati Polri yang mengikuti proses seleksi untuk jabatan struktural Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tujuh pati tersebut terdiri dari sejumlah jenderal bintang satu (Brigjen) hingga jenderal bintang dua (Irjen).

“Ya benar ada tujuh (pati), ada saat ini menjabat wakaba (wakil kepala badan), ada yang kadiv (kepala divisi) dan beberapa wakapolda (wakil kepala kepolisian daerah),” tutur Karo Binkar SSDM Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi, di Jakarta, Jumat (13/03/20).

Karo Binkar mengatakan, ada juga Pati Polri yang saat ini bertugas di KPK yang juga mengikuti seleksi Deputi Penindakan KPK.

“Yang di KPK juga ada,” jelas Brigjen Pol. Dedi.

Terpisah, Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut ada 11 peserta dari Polri dan Kejaksaan Agung yang ikut seleksi untuk kandidat Deputi Penindakan KPK.

Ali Fikri menjelaskan, syarat peserta seleksi untuk Deputi Penindakan minimal setara eselon I. Namun, Ali mengatakan bila mengacu pejabat terdahulu, posisi Deputi Penindakan diisi minimal berpangkat jenderal untuk anggota polisi, sedangkan untuk jaksa minimal pangkat 4C.

Selain itu, Ali Fikri menambahkan, ada tiga jabatan struktural lain juga mulai proses seleksi. Ketiga jabatan itu yakni Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan dan Kepala Biro Hukum.

(ng/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password