Ratusan Putra Daerah Papua Barat Menjalani Seleksi Bintara Polri

Tribratanews.polri.go.id. – Manokwari. Ratusan putra-putri daerah di Provinsi Papua Barat siap menjalani seleksi pada rekruitmen calon Bintara Polri yang dilaksanakan kepolisian daerah setempat.

Polda Papua Barat memperoleh kebijakan dari Mabes Polri untuk melaksanakan sistem Bintara Noken Polri untuk merekrut calon anggota baru khusus bagi putra-putri asli Papua. Melalui program ini, Papua Barat memperoleh jatah sebanyak 126 Bintara Polri untuk putra asli daerah.

Wakapolda Papua Barat Kombes Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., berharap anak-anak Papua di daerah itu memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Kita berdoa, mudah-mudahan Bintara Noken Polri dapat diadakan setiap tahun di Tanah Papua, sehingga kita bisa menyaksikan setiap tahun tumbuh anak anak Papua yang gagah berseragam Polri,” jelas Wakapolda Papua Barat.

 

Wakapolda Papua Barat juga menambahkan bahwa, putra-putri Papua yang lulus pada seleksi ini adalah mereka yang benar-benar memenuhi kriteria, sesuai standar Polri serta memiliki kualitas fisik maupun mental yang bagus, sehingga mereka siap melaksanakan tugas dan merintis karir serta menorehkan prestasi di tubuh Polri.

“Pakta integritas telah kita tanda tangani dan ini mengikat semua pihak. Saya akan turut mengawasi pelaksanaan seleksi, dan kepada panitia saya titip laksanakan seluruh tahapan secara bersih, tidak berpihak, sehingga melahirkan anggota Polri yang berkualitas,” tutur Wakapolda Papua Barat.

Adapun jumlah pendaftar yang sudah melalui tahap verifikasi di seluruh Polres sebanyak 722 orang.

Tanggal 26 Februari calon siswa tersebut akan menjalani pemeriksaan administrasi ukur tinggi badan dan kelengkapannya di masing masing polres, 5 Maret lanjut untuk pemeriksaan kesehatan tahap satu. Hari berikutnya 6 Maret dilakukan tes psikologi.

Selanjutnya pada 11 Maret, panitia akan melaksanakan tes jasmani, 14 Maret tes akademik dan 20 Maret wawancara psikologi. 21 Maret sidang kelulusan terbuka untuk masuk pemeriksaan kesehatan kedua. Pemeriksaan kesehatan II itu dilakukan untuk organ dalam, seperti periksa darah, rekam jantung, dan urine.

 

Seleksi pun berlanjut pada 2 April, tim akan melakukan penelusuran mental kepribadian, dan 6 April pemeriksaan administrasi terakhir. Dan di tanggal 8 April akan dilaksanakan sidang kelulusan terbuka. Peserta yang dinyatakan lulus akan dikirim untuk menjalani pendidikan di SPN (Sekolah Polisi Negara) di Jayapura, Papua.

 

(wm/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password