Jelang Pilkada Serentak 2020, Polda Sulsel Gelar Rapat Pimpinan Daerah

Tribratanews.polri.go.id- Makassar. Jelang Pemilihan Kepala Daerah, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) untuk membahas tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di 12 kabupaten dan kota.

“Tahun ini kita akan menggelar pilkada serentak di 12 kabupaten dan kota. Kalau berdasarkan zona, Sulsel sudah lepas dari zona merah, tapi kita harus tetap waspada dan memberikan pengamanan ketat,” ujar Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Drs. Mas Guntur Laupe, S.H., M.H. , di Makassar, Selasa (19/02/20).

Dalam kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang dihadiri Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar, Ketua KPU Sulsel Faizal Amir, dan Bawaslu Sulsel Laode Arumahi itu, Kapolda meminta kepada semuanya untuk tetap membangun sinergi dalam menyukseskan Pilkada serentak itu.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen. Pol. Drs. Mas Guntur Laupe, S.H., M.H. juga meminta kepada semuanya khususnya jajarannya yang menggelar Pilkada agar memetakan potensi konflik di daerahnya masing-masing jelang Pilkada 2020.

“Jalin kekuatan masyarakat karena itu adalah dukungan terbesar dalam pelaksanaan tugas Polri, jangan underestimate, saya mengimbau agar jangan terulang kejadian pembakaran saat pilkada yang lalu-lalu,” kata Jenderal Bintang Dua tersebut.

Kapolda juga menegaskan bahwa tahun 2020 ini terdapat 12 kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Selatan yang akan melaksanakan pilkada secara serentak pada September mendatang.

“Perhelatan akbar seperti ini, tentunya mengundang berbagai kerawanan yang harus dihadapi secara hati-hati. Karena itu, saya ingatkan jangan sekali-kali membawa senjata bila terjadi unjuk rasa, pertahankan situasi kondusif, jaga emosi, lakukan protap-protap yang berlaku,” kata mantan Kadiv Hukum Mabes Polri.

Selain itu, mantan Kadiv Hukum Mabes Polri ini meminta kepada masyarakat umum agar menghindari hoaks dan tidak membagikan berita atau informasi yang bisa menimbulkan kegaduhan.

“Saya juga mengharapkan masyarakat menghindari hoaks dan ujaran kebencian, karena itu akan mengganggu ketertiban umum di masyarakat,” tutup Kapolda Sulsel.

(bb/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password