Mabes Polri Ingatkan Modus Penipuan Terkait Fenomena Kerajaan

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri (Kabag Penum Divhumas Polri) Kombes Pol. Asep Adi Saputra, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menghimbau agar masyarakat mewaspadai munculnya orang-orang yang mengaku sebagai raja ataupun petinggi kerajaan tertentu.

 

Akhir-akhir ini publik dikejutkan dengan munculnya fenomena kerajaan di berbagai wilayah. Mulai dari Keraton Agung Sejagat di Purworejo Jawa Tengah. Kemudian Sunda Empire di Bandung dan Kerajaan Warteg Bahagia di Depok, Jawa Barat. Terakhir, kerajaan fiktif King of the King atau Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) di Tangerang Banten dan Kutai Timur.

“Polri mengimbau masyarakat agar mewaspadai praktik penipuan ini. Fenomena ini rangkaian modus kejahatan. Bagi masyarakat, perlu waspada,” jelas Kabag Penum Divhumas Polri, Senin (03/02/2020).

Kabag Penum Divhumas Polri mencontohkan dalam kasus Keraton Agung Sejagat, pelaku membebankan biaya pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menjadi anggota ‘kerajaan’. Tercatat pelaku yakni Toto Santosa dan Fanni Aminadia, Raja dan Ratu di Keraton Agung Sejagat mensyaratkan masyarakat untuk menyetorkan Rp8,5 juta dengan iming-iming akan memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Begitupun dengan kasus King Of The King. Pengurus King Of The King menarik uang iuran anggotanya sebesar Rp50 ribu hingga Rp1,7 juta dengan dijanjikan akan diberikan dana miliaran rupiah.

 

(wm/bq/hy)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password