Kabaharkam Polri Berikan Kuliah Umum di Hadapan 1094 Taruna Akpol

Tribratanews.polri.go.id – Semarang. Bertempat di Auditorium Cendrawasih Cendekia Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kabaharkam Polri, Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., memberikan kuliah umum tentang tugas pokok dan fungsi Polri sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dihadapan 1094 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Senin (03/02/20).

Dalam kegiatan tersebut Kabaharkam Polri, meminta agar seluruh personel kepolisian menunjukkan peran yang positif ditengah masyarakat yang bertujuan untuk mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

“Berdasarkan Pasal 13 UU No 2/2002, tugas pokok Polri adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Kabaharkam Polri.

Dengan demikian kata mantan Kapolda Sumut ini, kehadiran Polri ditengah masyarakat sangat jelas yakni mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Namun demikian, menurutnya tugas memelihara kamtibmas bukan hanya bagaimana memerangi dan mencegah kejahatan. Tetapi lebih besar dari itu, katanya, adalah bagaimana Polri terus berusaha agar dicintai masyarakat.

“Menangani akar masalah dan faktor penyebab timbulnya kejahatan adalah langkah mulia bagi setiap insan Polri,” jelas Mantan Kapolda Sumut tersebut.
Oleh karena itu, Kabaharkam Polri berpesan, terutama kepada Taruna tingkat IV yang sebentar lagi akan terjun langsung ke masyarakat, agar personel Polri menghindari sikap dan tindakan negatif yang tidak disukai masyarakat seperti sikap arogan dan lain-lain. Sebaliknya, personel Polri harus mampu tampil positif sebagai alat negara agar kehadirannya disambut baik di tengah-tengah masyarakat.

“Polri berbuat baik saja belum tentu dianggap baik oleh masyarakat. Namun tetap dan teruslah berbuat kebaikan kepada masyarakat di sisa waktu perjalanan kita,” jelas Kabaharkam Polri.

(fn/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password