Guna Cegah Kasus Penyelundupan, Polairud Mabes Polri Diterjunkan Amankan Perairan Papua

Tribratanews.polri.go.id – Mimika. Guna membantu pengamanan di wilayah perairan Papua di sekitar Kabupaten Mimika, Polairud Mabes Polri diterjunkan, mencegah terjadinya berbagai kasus penyelundupan.

“Saat ini ada Satgas Polairud BKO dari Mabes Polri untuk menjaga dan mengamankan lingkungan perairan di Papua. Kami menyambut baik hal itu karena berbagai macam penyelundupan yang kita tengarai selama ini, termasuk amunisi dan senjata api itu kan semakin banyak,” jelas Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, Sabtu (25/1).

Kapolda menegaskan, amunisi dan senpi yang kini dimiliki Kelompok Kriminal Bersenjata/KKB di wilayah pedalaman Papua tidak saja didapatkan dengan cara mencuri dan merampas dari anggota TNI dan Polri dengan cara kekerasan, tetapi juga ditengarai masuk ke Papua dengan cara diselundupkan melalui wilayah perairan yang sangat luas dan tidak terkawal secara baik.

“Tiba-tiba mereka (KKB) mendapatkan sejumlah itu, dari mana? Artinya wilayah perairan harus kita jaga ketat,” tegas Kapolda Papua.

“Saya terus mengingatkan anggota, untuk apa kita ada di sini? Yah, untuk bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat dan melakukan penegakan hukum terhadap berbagai hal-hal yang terjadi di Papua, lebih khusus di Kabupaten Mimika,” tambah Kapolda.

Kapolda Papua menjelaskan, ada info bahwa senjata dan amunisi yang masuk ke Papua bukan hanya dari dalam negeri, ada juga dari luar negeri. Ada indikasi dari perbatasan itu juga masuk. Lalu dari Filipina juga masuk melalui Maluku Utara, kemudian ke Sorong Papua Barat lalu masuk ke Papua. Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih menyelidiki hal tersebut.

Kapolda Papua juga mendapatkan informasi bahwa ada sejumlah senjata rakitan dari daerah Lumajang, Jawa Timur dengan kondisi yang cukup modern beberapa diantaranya sudah masuk ke wilayah Papua. Kasus pembuatan senjata rakitan di wilayah Lumajang tersebut pernah diungkap oleh jajaran kepolisian di Polda Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Menurut Irjen Paulus, kasus penyelundupan senpi dan amunisi kepada KKB di Papua menjadi pekerjaan besar dan berat yang harus ditangani serius dengan melibatkan semua pihak terkait.

(fa/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password