HUT Sekolah Polisi Wanita Ke – 36

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Sejarah berdirinya Pusat Pendidikan Polwan dimulai pada tanggal 24 Januari 1984 ketika kepemimpinan diserahkan kepada Kolonel Polisi Dra. P. Erda Latuadan Tarigan. Hal ini dituangkan dalam Skep Kapolri No. Pol: Skep/32/i/1984 tanggal 24 Januari 1984.

Tepat pada hari ini, Sepolwan melaksanakan hari jadi ke – 36 dengan mengundang Pakor Polwan Republik Indonesia, Brigjen Pol. Dra. Sri Handayani, para KA Sepolwan pada masanya, Kolonel Polisi (Purn) Dra. Endang B. Yudhana, Kolonel Polisi (Purn) Kusbandiah Benjamin, Smlk, Kombes Pol. (Purn) Rumiah K., S.Pd., Brigjen Pol. Dra. Agnes Supraptiningsih, Brigjen Pol. Dra. Sri Handayani, M.H., Brigjen Pol. Ida Oetari P., SAP., MAP., Ka Yanma Mabes Polri, Kombes Pol. Apriastini Bakti Bugiansri, S.I.K., Wadirlantas Polda Sulsel, AKBP Soliyah, Wakapolresta Bandara Soekarno Hatta, AKBP Siwi Erma Andriani, S.I.K.

Wakalemdiklat Polri, Irjen Pol. Boy Rafli Amar, M.H., beserta Pejabat Utama Lemdiklat Polri juga menghadiri sekaligus membuka acara hari jadi Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) ke – 36, Jumat, (24/1/2020).

Dalam arahannya, Wakalemdiklat Polri menyampaikan kepada para hadirin agar tidak berpuas diri dengan prestasi yang diperoleh saat ini, tetapi senantiasa mawas diri dan meningkatkan kinerja untuk menghasilkan kualitas didik yang lebih hebat kedepannya.

Wakalemdiklat Polri, Irjen Pol. Boy Rafli Amar, M.H.

Selain itu, Kolonel Polisi (Purn) Kusbandiah menyampaikan bahwa Polri saat ini sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat dari masa kemasa, itu sangat perlu digarisbawahi oleh para peserta didik maupun juga oleh para pendidik yang sekarang masih diberikan kesempatan untuk mengantarkan para calon polwan menjadi polwan yang profesional dan unggul.

KA Sepolwan pada masanya

Selain itu, ia juga berharap seluruh pendidikan pembentukan baik Bintara maupun Perwira Polwan dapat dilaksanakan di Sepolwan, agar lebih manfaat dalam peran sebagai wanita.

Selanjutnya, kebersamaan serta Keceriaan para siswa, personel sepolwan dengan ka sepolwan pada masanya serta para hadirin dituangkan dalam doa, pemotongan tumpeng serta pemberian penghargaan kepada personel Sepolwan yang berprestasi sebagai simbol wujud rasa syukur.

(wm/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password