Polisi Gadungan Ditangkap Terkait Penipuan Masuk Calon Akpol

 

Tribratanews.polri.go.id – Padang. Seorang pria mengaku sebagai anggota Polri dengan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) atau bintang satu, di bekuk Polresta Padang.

 

Tersangka dengan inisial WF (38) di tangkap terkait kasus penipuan terhadap korbannya yang ingin mendaftarkan anaknya menjadi calon Akademi Polisi (Akpol) dengan menjamin lulus untuk ikut pendidikan Akpol.

 

Korban menyerahkan uang kepada tersangka sebesar Tiga Ratus Sepuluh Juta Rupiah secara bertahap.

 

Penangkapan tersangka berawal dari laporan korban pada tanggal 22 Januari 2020 karena merasa curiga ketika tersangka terus memberikan alasan yang tidak pasti saat korban bertanya kepada tersangka kenapa anaknya tidak kunjung berangkat pendidikan Akpol yang seharusnya berangkat pada bulan Desember 2019.

 

Kemudian petugas langsung mengamankan tersangka di perumahan Lubuk Intan, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Padang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

Kapolresta Padang, Kombes Pol. Yulmar Try Himawan mengatakan berdasarkan penyelidikan tersangka merupakan resedivisi atas kasus yang sama, yang pernah tertangkap oleh Polres Padang Pariaman yang telah menjalanin hukuman lebih kurang 3 tahun penjara.

“Tersangka WF berusia 38 tahun merupakan resedivis kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Bintang Satu, sebelum tertangkap Polresta Padang tersangka pernah menjalani hukuman lebih kurang 3 tahun karena aksi penipuan dengan modus yang sama di wilayah hukum Polres Padang Pariaman,” terang Kapolresta Padang, Kamis (23/01/2020).

 

Dari kasus tersebut, petugas mengamankan barang bukti satu unit mobil Pajero berwarna hitam, satu unit mobil grand Vitara warna hitam, sepeda motor CBR 250 CC Warna hitam yang di duga di beli hasil uang penipuannya, serta ID card Atas nama Brigjen Pol. Dr. H. Agung. B.M, SH, SIK, MH dengan NRP 69042571 yang fotonya ia edit dan cetak di tempat percetakan.

 

Sementara itu, AKBP Ahmad Basahil sebagai wakil ketua panitia penerimaan calon siswa Polisi Biro SDM Polda Sumbar menyebutkan bahwa penerimaan calon siswa Polisi sangat transparan, bersih dan tanpa pemungutan biaya apapun, yang diperlukan adalah  kesiapan fisik, kesehatan, mental dan intelektual.

 

“Masuk polisi saat ini sangat keterbukaan, transparan, bersih, dan tanpa biaya, calon pendaftar menjadi siswa polisi hanya perlu mempersiapkan fisik, kesehatan, mental dan intelektual,” jelas AKBP Ahmad Basahil.

Akibat prilakunya, tersangka akan dijerat pasal 378 KUHP terkais aksi penipuan dengan ancaman hukuman lebih kurang 4 tahun penjara.

 

(rj/bq/hy)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password