Kapolda Papua Buka Rakernis Bidang Humas Polda Papua T.A 2020

Tribratanews.polri.go.id – Papua. Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, membuka kegiatan Rakernis Bidang Humas Polda Papua T.A 2020, Aula Rastra Samara Polda Papua, Selasa (21/1).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi Papua, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara Prov. Papua, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Prov. Papua dan Maluku, Pimpinan Wilayah Bank Indonesia Prov. Papua, Pimpinan wilayah Bank Bri Prov. Papua, Pimpinan wilayah Bank Bni Prov. Papua, Pimpinan wilayah Bank Mandiri Prov. Papua, Kepala KPPN Jayapura, Pimpinan cabang BRI Jayapura, Para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolres Jajaran Polda Papua.

Kapolda Papua menyampaikan bahwa, kegiatan rakernis ini sangatlah penting, mengingat harapan masyarakat kepada Kepolisian menjadi semakin tinggi, khususnya jajaran Humas Polri dalam menyajikan informasi yang akurat. Rakernis Bidang Humas Polda Papua Ta. 2020 mengambil tema “Strategi Manajamen Media Humas Polri Dalam Pengamanan Pilkada Serentak dan PON Ke-20 Tahun 2020 Di Papua.”

“Sebagaimana kita ketahui bahwa tugas Humas saat ini sudah bukan lagi sekedar menjadi juru bicara, bukan hanya sekedar menjaga Citra Polri, melainkan juga memiliki tugas tambahan untuk menjaga situasi Kamtibmas di dunia maya tetap terjaga dengan melakukan Patroli Cyber. Kita harus bangga dan mempunyai komitmen penuh dengan amanah ini, karena kita semua yang hadir di sini adalah satu-satunya Polisi berseragam di dunia maya,” tegas Kapolda.

Sebagaimana kebijakan organisasi Polri, bahwa Humas Polri tidak lagi menjadi fungsi pendukung namun menjadi fungsi utama. Sesuai dengan kebijakan Utama Promoter Kapolri yang menempatkan Manajemen Media sebagai program prioritas. Hal ini sama dengan apa yang pernah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, bahwa peran Humas dewasa ini sangat penting. Pemerintah sendiri memerlukan peranan Humas untuk menyukseskan program-program yang dijalankan, baik membangun citra positif dan mensosialisasikan prestasi kepada publik menjadi tugas utama Humas agar terbangun kepercayaan dan reputasi suatu lembaga.

Oleh karena itu, Humas Polri sebagai pengemban tugas untuk membina dan menyelenggarakan fungsi hubungan masyarakat dilingkungan Polri harus mengikuti kebijakan tersebut dengan melakukan berbagai strategi Humas Polri, terutama untuk menghadapi perkembangan teknologi informasi baik di dunia maya maupun kecepatan pemberitaan melalui dunia mainstream. Hal ini pasti berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap perkembangan Kamtibmas.

Lebih lanjut Kapolda Papua mengatakan bahwa pada tahun 2020, di Provinsi Papua akan menyelenggarakan pemilukada Bupati/Wakil Bupati serta Pekan Olahraga Nasional (PON) ke- 20. Selama pelaksanaan pilkada serentak tentunya sangat berpotensi terjadinya konflik sosial berdasarkan hasil evaluasi Polri, bahwa pada tahun 2018 terdapat sebanyak 38 peristiwa konflik sosial dan tahun 2019 telah terjadi 46 peristiwa konflik sosial sehingga perlu dijadikan perhatian khusus bagi Kepolisian untuk berinovasi dan bersinergi dalam mencegah dan menangani konflik sosial yang akan terjadi.

“Pengalamanan selama ini, pada saat pelaksanaan pesta demokrasi, sabotase dan ancaman kejahatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) berpotensi terjadi pada penyelenggaraan agenda Nasional tersebut. Hal yang tidak kalah penting dan perlu diwaspadai Polda Papua pada tahun 2020 ini adalah pelaksanaan pengamanan Pemilukada Bupati/Wakil Bupati serta Pekan Olahraga Nasional (PON) ke- 20,” tambah Kapolda.

Pelaksanaan pengamanan, tentunya tidak hanya dilakukan didunia nyata namun juga perlu dilaksanakan di dunia maya (patroli cyber). Hal ini akibat dampak perkembangan teknologi informasi yang dapat menghasilkan ancaman terhadap harkamtibmas dengan munculnya berbagai bentuk kejahatan siber, antara lain ujaran kebencian, hoax, isu sara, politik identitas sebagaimana yang diatur dalam UU No.11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE), dimana selain mengatur tentang pemanfaatan teknologi informasi juga mengatur tentang transaksi elektronik.

Agenda Kamtibmas Nasional Tahun 2020, memerlukan sosok agen kehumasan yang mampu meredam adanya konflik yang akan terjadi di wilayahnya masing-masing. Peran Humas Polri diharapkan mampu menjaga citra baik Polri melalui pengontrolan isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam kesempatannya, Kapolda juga mengapresiasi 3 Polres yang berhasil menerima penghargaan atas kinerjanya yang dinilai memberikan kontribusi lebih dalam diseminasi informasi tugas-tugas Kepolisian diwilayahnya dan pengeloaan manajemen media dengan baik, dan kepada Polres yang lainnya Kapolda berharap agar lebih meningkatkan kinerja Kehumasannya.

(fa/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password