Polisi Berhasil Tangkap 2 Pelaku Bandar Sabu Seberat 2 Kg

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Dua pelaku berinisial SP dan SPT dengan barang bukti sebanyak 2.024 gram narkotika jenis sabu yang siap diedarkan berhasil diamankan polisi. Dalam penangkapan tersebut, Kompol Awaludin Amin selaku pemimpin Subdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengamankan kedua pelaku tersebut di lobi Tower B Apartemen Green Bay Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dari penangkapan ini, penyidik kemudian melakukan pengembangan untuk mengungkap pemasok sabu ke mereka. Namun, saat pengembangan di wilayah Cawang, salah seorang tersangka SP berupaya kabur dan melawan personel polisi yang bertugas. Hingga akhirnya polisi bertindak tegas dan terukur dengan menembak pelaku hingga tewas dalam perjalanan menuju RS Polri, Kramat Jati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus, didampingi Kasubdit III, Kompol Awaludin Amin, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menyatakan sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu, di lobi Tower B Apartemen Green Bay Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Dari laporan itu, tim melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil membekuk dua pelaku pada Minggu 12 Januari 2020 lalu,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Senin (20/10/20).

Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan hasil dari interogasi yang dilakukan oleh polisi kepada tersangka SP, bahwa ternyata SP adalah residivis kasus narkoba, juga jenis sabu.

“Ia baru bebas Desember 2018, juga karena kasus narkoba jenis sabu. Setelah itu, ia kembali menjadi bandar,” jelas kabid Humas Polda Metro Jaya.

Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus, menjelaskan dari hasil pendalaman atas keduanya diketahui akan ada seseorang yang berencana mengambil sebagian narkotika sabu milik mereka.

“Selanjutnya sisa dari barang bukti tersebut, menurut mereka, akan disimpan di sebuah rumah di daerah Cawang Jakarta Timur yang nantinya akan dijadikan gudang narkoba,” terang Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 111 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman pidananya penjara seumur hidup atau pidana penjara
paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

(fn/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password