Pasca Terjadinya Banjir Bandang, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Penambang Emas Ilegal di Bogor

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Satgas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menetapkan dua tersangka penambang ilegal di daerah Bogor Barat, Rabu (15/01/20).

“Untuk yang di Bogor, sesuai informasi yang diberikan Kapolres Bogor, kita sudah menetapkan dua tersangka,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta.

Sampai saat ini petugas kepolisian masih mendalami kasus penambangan ilegal tersebut. dan tidak menutup kemungkinan terhadap penetapan tersangka lain dalam kasus ini.

“Tentunya nanti apakah ada tersangka lain atau tidak tergantung dari alat bukti maupun keterangan lainnya,” jelas Brigjen Pol. Argo Yuwono.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni menjelaskan kedua tersangka itu merupakan pemodal dalam perusahaan yang tidak berbadan hukum. Perwira menengah Polres Bogor menuturkan bahwa para tersangka menggerakkan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan emas.

“Tapi dia menggunakan pekerja-pekerjanya yang dia pimpin untuk mengambil tambang berupa emas dalam lubang-lubang gunung,” terang lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1999.

AKBP Muhammad Joni menjelaskan, dari hasil pemantauan pihak kepolisian, kebanyakan penambang ilegal di sekitaran Lebak ataupun Bogor merupakan perusahaan yang tidak berbadan hukum.

Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan Pasal 158 jo Pasal 37 dan/atau Pasal 161 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman pidana 10 Tahun penjara serta denda paling banyak Rp. 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

(ym/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password