Polri : Korban Penipuan Arisan Online Bertambah, Kerugian Hingga 11 Miliar

Tribratanews.polri.go.id-Makassar. Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Agustinus Berlian Pangaribuan mengatakan dari hasil penyelidikan terhadap dua tersangka KL (34) dan W (40), jumlah korban penipuan arisan online bertambah  menjadi 61 orang.

Penipuanberkedok  investasi arisan online dari 61 korban tersebut diperkirakan  total diduga ada Rp 11 miliar jumlah uang korban yang digelapkan kedua tersangka.

Sementara itu, untuk mengetahui ke mana uang hasil penipuan tersebut, pihak Kepolisian  sedang menunggu hasil koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

 

“Kita kan pengen ngarahin ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kita sudah minta permohonan ke PPATK, mengenai aliran dana dan sebagainya itu yang sampai sekarang belum,” jelas Dirreskrimsus, Rabu (08/01/2020).

 

Dirreskrimsus menjelaskan juga bahwa kedua tersangka diduga menggunakan uang korban untuk keperluan pribadi.  Dari hasil audit PPATK nantinya bakal membantu penyidik untuk menelusuri ke mana aliran dana yang digunakan tersangka selama ini.

 

“Kalau nanti ada hasil TPPU-nya, dari PPATK tidak menutup kemungkinan ada (tersangka baru),” terang Agustinus.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Ibrahim Tompo juga menjelaskan bahwa penetapan tersangka kasus penipuan ini bermula ketika para korban ditawari di media sosial Facebook untuk bergabung dalam bisnis arisan online.

Atas perbuatannya kedua tersangka akan dijerat pasal berlapis dan dikenakan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perbankan, juncto Pasal 23 UU ITE dan juncto pasal 372, 378 KUHPidana.

 

(ds/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password