Polri Gelar Apel Aman Nusa II 2019 Dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam Tahun 2019-2020

 

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Sebanyak 2.500 peronel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Apel Aman Nusa II 2019. Apel tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan Satgas Operasi Kepolisian Pusat (Opsus) dalam rangka penanganan kontijensi bencana alam tahun 2019-2020. Apel Aman Nusa II 2019 tersebut dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Senin (16/12/19).

Apel tersebut dipimpin oleh Komandan Korps Brimob, Irjen. Pol. Drs. Anang Revandoko, sebagai Kaopspus Aman Nusa II, diwakili oleh Wakil Komandan Korps Brimob, Brigjen. Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso, S.H.

“Pada hari ini jajaran Polri yang tergabung dalam Satgas Opspus Aman Nusa II penanggulangan bencana melaksanakan kesiapsiagaan pasukan dalam rangka kita menghadapi kesiapan bencana alam ke depan,” jelas Wadankor Brimob Polri.

Di hadapan 2500 personel yang hadir dalam apel tersebut, Wadankor Brimob Polri mengatakan bahwa gelar pasukan ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi, termasuk menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

“Di sisi lain juga bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak terlepas dari juga bencana, apakah itu hujan, banjir dan sebagainya, sehingga kita melaksanakan apel kesiapsiagaan dari personel,” terang Wadankor Brimob Polri.

Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan berbagai bencana yang terjadi di 2019, diantaranya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa, angin puting beliung di NTT, serta bencana banjir dan tanah longsor di propinsi NTT, Yogyakarta, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua dan Sumatera Barat, telah menuntut kesiapsiagaan personel Polri dalam memberikan bantuan penyelamatan, pencarian dan evakuasi korban.

Terkait hal tersebut, seluruh jajaran Polri bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI membentuk Satuan Tugas (Satgas).

Satgas tersebut terdiri dari satgas SAR, satgas penanggulangan pengungsian dan perlindungan, satgas kedokteran dan kesehatan, satgas lidik sidik, dan satgas ops.

Wadankor Brimob Polri mengatakan personel Brimob juga siap apabila nantinya ditugaskan ke lokasi-lokasi rawan bencana maupun rawan konflik untuk turut serta menjaga pengamanan ataupun evakuasi.

“Apabila membutuhkan perkuatan ke depannya, apabila terjadi kontijensi, apakah kontijensi konflik sosial, kontijensi bencana alam dan sebagainya, kita siap untuk backup wilayah bersinergi dengan teman-teman dari TNI,” terang Wadankor Brimob Polri.

(fn/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password