Sebelum Pindah, Kapolda Sumut Berharap Kasus Kematian Hakim PN Medan Terungkap

Tribratanews.polri.go.id-Medan. Sebelum pindah tugas menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Kapolda Sumut Irjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., berharap kasus-kasus hukum yang ditangani oleh Polda Sumut terutama kasus kematian Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan dapat terungkap. Senin (09/12/19).

Diketahui, Kapolri Jenderal Pol. Drs. Idham Azis, M.Si., telah mengeluarkan Surat Telegram nomor ST/3229/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019. Dalam Surat Telegram tersebut, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabaharkam Polri.

Saat ini ada beberapa kasus yang masih bergulir dan belum terungkap.
Kasus yang paling menyita perhatian publik tentu kasus kematian misterius Hakim PN Medan Jamaluddin.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kebun sawit milik masyarakat di Dusun II Namo Bintang Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11/19) lalu. Saat ditemukan korban mengenakan pakaian seragam olahraga berwarna hijau bertuliskan pn-medankota.go.id berada di bangku belakang mobil berwarna hitam.

“Saya mohon doa restu kepada rekan-rekan media. Mudah-mudahan kasus ini bisa terungkap sebelum saya pikir pindah,” harap Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto usai menghadiri acara di Mapolrestabes Medan, Senin (9/12/19).

“Yang jelas kasus ini tidak ada kaitan dengan kasus hukum yang ditangani korban,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jamaluddin S.H., M.H Hakim PN Medan ditemukan di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD dalam keadaan kaku terlentang di bangku mobil nomor dua kondisinya sudah tidak bernyawa lagi, posisinya miring dan wajah mengarah ke bagian depan.

Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan yang berada di Jalan Wahid Hasyim Medan.

Mukharuddin dan Fajri yang juga sepupu Jamaluddin meminta polisi segera mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.

“Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum. Hukum mati pelakunya,” tegas Mukhtaruddin.

Sementara itu, Tim Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Polrestabes Medan, sudah memeriksa Zuraida Hanum (42), istri Jamaluddin hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang meninggal dunia karena diduga dibunuh.

Selain itu tiga anak Jamaluddin juga dimintai keterangan oleh polisi masing-masing Kenny Akbari Jamal (23), Rajid Fandi Jamal (18), dan Khanza Jauzahira Jamal (7). Sedangkan adik perempuan Zuraida yang diperiksa bernama Roli.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password