Polda Jatim Ungkap Pabrik Pembuatan Senjata Ilegal di Lumajang

 

Tribratanews.polri.go.id – Lumajang. Polda Jawa Timur melakukan penggrebekan gudang pembuatan senjata ilegal jenis airgun untuk lomba dan berburu di jalan Mayor Kamari Sampurno Kelurahan Ditotrunan Kabupaten Lumajang.

Penggerebekan tersebut dipimpin oleh langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol. Luki Hermawan yang didampingi oleh Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol. Gidion Arif Setiyawan dan Kapolres Lumajang AKBP Adewira Siregar.

“Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi tindak perdagangan airsoft gun atau air gun tanpa dilengkapi surat perizinan” terang Irjen Pol. Luki Hermawan.

Berdasarkan informasi tersebut Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Laporan informasi tersebut benar bahwa ada perakitan senapan angin jenis air rifle di jalan Mayor Kamari Sampurno, Lumajang, Jawa Timur (07/12/19).

Tersangka AH yang merupakan pemilik pabrik senapan angin ilegal sudah menjual lebih dari 250 pucuk senapan angin, 100 pucuk senapan lomba, dan 150 pucuk senapan untuk berburu.

Irjen Pol. Luki Hermawan mengatakan bahwa usaha perakitan senapan ilegal ini sudah berjalan mulai tahun2 2015. Tersangka mendapatkan bahan baku pembuatan senjata ilegal ini melalui online yang dibeli dari luar negeri.

Kemudian menjual senapan tersebut melalui online dan offline.

Polisi mengamankan sedikitnya 40 senjata airgun, 20 senjata untuk berburu, 20 senjata untuk lomba.

Tersangka dikenakan Pasal 106 UU nomor 7 tentang perdagangan ilegal dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Tak hanya itu, pelaku juga terancam pasal 1 atau pasal 2 dengan hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara.

“Pelaku terancam pasal 106 UU No 7 Tahun 2014 tentang pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha perdagangan tanpa izin di bidang perdagangan dan Pasal 1 atau 2 UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang tanpa hak memasukan ke Indonesia atau menerima, menyembunyikan atau memempergunakan dari Indonesia sesuatu senpi, amunisi atau bahan peledak dengan ancaman 20 Tahun penjara,” tutup Kapolda Jatim.

(ym/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password