Direktorat Narkotika Bareskrim Polri Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Jaringan Internasional Melibatkan West Africa Syndicate

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Sebanyak 158 kg narkotika jenis sabu (Meithamphetamine) berhasil diungkap oleh jajaran Direktorat Narkotika Bareskrim Polri. Pengungkapan tersebut dilakukan di 3 tempat berbeda yang melibatkan narapidana asal Nigeria.
Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Drs. Eko Daniyanto, M.S., mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi dari warga akan adanya sindikat jaringan narkoba Jakarta-Nigeria. Setelah menerima informasi tersebut Satgas NIC melakukan pendalaman dan penyelidikan serta mapping.

“Pada hari Jumat 29 November 2019, sekitar pukul 16.45 WIB, tim menangkap tersangka EF dekat bengkel las di Jalan Alternatif Sentul Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” jelas Dir Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Senin (02/12/19).

Dalam penangkapan tersebut, lanjut Eko timnya berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 25 kilogram. Barang bukti tersebut ditemukan dalam mobil Honda Mobilio warna silver dengan nomor polisi B 1069 CMQ.
Setelah penangkapan tersebut, sekitar pukul 17.15 WIB di hari yang sama, polisi kembali menemukan barang bukti didalam kamar, satu kardus besar sabu seberat 118 kilogram di kontrakan milik tersangka EF yang baru ditempati selama 6 bulan, beralamat di kawasan Babakan Madang, Bogor.
Kemudian pihaknya kembali melanjutkan pengembangan, karena menurut pengakuan tersangka masih ada barang bukti lain yang disimpan.
“Dan tim menemukan narkotika jenis sabu sebanyak 15 kilogram dalam idalam mobil Grand Max,” jelas Jenderal bintang satu tersebut.
Jenderal bintang satu tersebut mengatakan bahwa dalam menjalankan operasi haramnya, EF dikendalikan oleh seorang napi kasus narkotika berkebangsaan Nigeria berinisial AC.
“Sabu tersebut didapatkan oleh AC dari temannya yang juga seorang warga negara Nigeria berinisial TN yang tinggal di Nigeria,” terang Dir Tipid Narkoba Bareskrim Polri.

“Selanjutnya tim melakukan pengembangan terhadap orang yang telah menyuplai sabu tersebut. Namun pada saat akan menunjukkan tempat persembunyian penyuplai tersangka EF berupaya melawan petugas akhirnya oleh anggota dilakukan tidakan tegas dan terukur dan ketika dibawa ke Rumah Sakit terdekat nyawanya tidak tertolong.” jelas Dir Tipid Narkoba Bareskrim Polri.
Atas pengungkapan kasus tersebut, Polri berhasil menyelamatkan sebanyak 632.000 jiwa dari penyalahgunaan narkotika.
Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman dipidana mati, penjara seumur hidup.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password