Terbukti Sebagai Simpatisan Papua Merdeka, 20 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Tribratanews.polri.go.id-  Jayapura. Polres Jayapura kembali menggelar Press Conference terkait kasus penangkapan 34 simpatisan Papua Merdeka di Mapolres Jayapura, Senin (2/12/19).

 

Press Conference tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.I.K., MH., M.Si.

 

Dalam keterangan yang disampaikan, Kapolres Jayapura menyebutkan dari 34 orang yang diamankan, sebanyak 20 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

 

“Enam orang berinisial KA, WW, AI, AS, SS, PM dikenakan Undang-Undang darurat terkait kepemilikan senjata tajam dan juga melakukan kegiatan makar pasal 106 dan pasal 2 ayat (1) KUHP, kemudian ada 13 orang berinisial SK, MI, MS, LI, SJ, RT, CHB, YW, YT, IB, YB, NM, MY yang dipersangkakan terkait kasus makar pasal 106 KUHP dan 1 orang tersangka berinisial LK dipersangkakan terkait makar serta penghasutan pasal 106 dan pasal 160 KUHP, semuanya dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ungkap Kapolres Jayapura.

 

“Sedangkan untuk 14 orang lainnya saat kami periksa tidak memenuhi unsur pidana sehingga kami bebaskan, ke 34 simpatisan ini mengaku diperintah untuk melaksanakan kegiatan di Lapangan Trikora Abepura pada tanggal 1 Desember, masih didalami siapa yang menyuruh mereka,” lanjut Kapolres Jayapura.

 

Diketahui sebelumnya, sebanyak 34 aktivis Papua Merdeka diamankan Kepolisian saat diperjalanan menuju Lapangan Trikora Abepura untuk melaksanakan upacara peringatan 1 Desember 2019. Selain itu, Kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa beberapa stel pakaian loreng dengan lambang Bendera Bintang Kejora, berbagai macam Senjata Tajam dan kartu anggota TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) serta dokumen terkait West Papua.

 

(rz/bq/hy)

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password