Polisi Gandeng PPATK Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Kepada KKB Papua

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus diawasi pihak kepolisian. Kali ini, polisi mengendus indikasi dana desa disalahgunakan lantaran membantu KKB, Jumat (29/11/19).

Menanggapi hal tersebut, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., mengakui jika masalah itu masih dalam penyelidikan.

“Kemungkinan-kemungkinan masih kita dalami oleh kepolisian di sana,” ungkap Brigjen Pol. Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (29/11/19).

Menurut Karo Penmas, pihak kepolisian memiliki komitmen penuh mengawasi penggunaan dana desa dalam rangka pembangunan daerah-daerah.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu mengharapkan dana desa yang dikucurkan dari pusat digunakan untuk kegiatan pembangunan di desa.

“Itu kita berharap sesuai dengan aturan yang ada, jangan sampai disalahgunakan sebagaimana mestinya. Tentunya nanti akan kita awasi seperti apa di lapangan,” tegas mantan Kabid Humas Polda Jatim itu.

Kepolisian bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua.

“Sedang dilakukan penyelidikan lebih mendalam dengan bekerja sama dengan PPATK, dan juga BPKP Provinsi Papua,” ungkap Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/19)

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengatakan bahwa adanya indikasi dana desa yang digunakan untuk membantu kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kemudian, Kapolda Papua menegaskan kepada para kades yang terbukti akan diproses secara hukum.

“Indikasi itu kami temukan di lapangan sehingga ke depan para kepala desa atau kampung tidak lagi membantu dengan menggunakan dana desa,” tegas Jenderal Bintang Dua itu di Jayapura, Selasa (26/11/19).

Terpisah, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengaku tengah berkoordinasi dengan kepolisian menyusul dugaan penyalahgunaan dana desa oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

“Kita update terus, kita juga minta (data) lebih valid lagi (ke kepolisian) supaya tidak salah dalam mengekspose,” ungkap Abdul Karim Iskandar di sela pelepasan calon transmigran di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Rabu, (27/11/19).

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password