Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Personel, Polrestabes Lakukan Birontal

Tribratanews.polri.go.id, Makassar Sulsel – Ada banyak cara yang dilakukan untuk meningkatkan iman dan taqwa seseorang. Aparat kepolisian di Polrestabes Makassar memiliki cara sendiri untuk menjaga kualitas ketakwaan dan keimanan personelnya.

Pembinaan rohani dan mental (Birontal), adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap pekannya. Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan anggota kepolisian kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Di sela kesibukannya memberikan pelayanan kepada masyarakat personel Polrestabes Makassar mengikuti kegiatan birontal. Kegiatan ini digelar di Masjid Al-Iksan Polrestabes Makassar.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran surat Al Anfaal ayat 25 oleh Bripka Irwan. Pada kesempatan tersebut Ustadz Dr Syamsu Alam, yang bertindak selaku penceramah membahas kitab suci Al Quran surat Al Anfaal Ayat 25.

Dalam tauziahnya, Ustadz Syamsu Alam mengatakan, melalui surat Al Anfaal ayat 25 itu Allah Swt memperingatkan hamba-hambanya agar waspada terhadap fitnah. Fitnah kata dia, merupakan dosa yang sangat besar.

“Bahkan ada istilah fitnah itu lebih kejam dari membunuh. Artinya apa, dosa yang disebabkan oleh fitnah itu sangat besar di mata Allah,” tandasnya.

Lebih jauh, Syamsu Alam mengatakan, bencana yang timbul merupakan cobaan. pengaruh dari bencana ini, kata dia, tidak hanya menimpa orang durhaka maupun dan orang yang melakukan dosa saja.

“Dampaknya akan mengenai semua manusia, baik yang berdosa maupun yang beriman. Tidak ada siapa pun yang mampju menolak atau menghilangkan bencana itu,” tegasnya.

Hadir dalam pengkajian tersebut para pejabat Utama Polrestabes Makassar, Pamen, Pama, Brigadir dan PNS Polrestabes Makassar.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi mengatakan, kedisiplinan merupakan salah satu metode yang diterapkan dalam lingkungan Kepolisian. Menurut dia, dedikasi dan kedisiplinan yang tinggi dari anggota polisi untuk menjadi lebih profesional sangat diperlukan untuk mencapai tujuan dan peranan Polri.

“Salah satu yang memengaruhi kedisiplinan adalah religiusitas yang dimiliki seorang anggota polisi,” jelasnya.

Lebih, jauh Endi mengatakan, esensi pekerjaan dari polisi adalah menjalankan kontrol sosial. Namun pada pelaksanaannya justru banyak penyimpangan yang dilakukan oknum polisi itu sendiri, seperti korupsi polisi, pungutan liar (pungli) di jalanan.

“Dengan adanya kegiatan birontal diharapkan personel mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaannya. Dengan begitu mereka akan merasa ragu untuk melanggar kode etik dan mempermalukan institusi,” pungkasnya.

Aktivis Islam dan Dai Sulsel, Das’ad Latif memberikan apresiasi kepada kepolisian, khususnya Polrestabes Makassar. Menurut dia, dengan mengikuti birontal akan sangat memengaruhi sikap dan tindakan seorang polisi.

“Polisi yang memiliki keimanan yang tinggi akan takut untuk melakukan kesalahan atau melanggar kedisiplinan. Makanya saya memberikan apresiasi kepada kepolisian karena dengan adanya kegiatan ini secara tidak langsung mengajak anggotanya untuk berubah ke arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (*)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password