Ini Dia Aturan Untuk Para Pengguna Skuter Listrik di Jakarta

Tribratanews.polri.go.id- Jakarta. Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam hal ini Polda Metro Jaya bersama dengan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan aturan terkait dengan penggunaan skuter listrik.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus memberikan keterangan terkait dengan aturan yang mulai diterapkan hari ini, Senin (25/11/19). “Ini merupakan standar penggunaan otoped (skuter listerik),” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya.

 

Berikut adalah lima aturan dasar yang dietapkan untuk  para pengguna skuter listrik :

 

  1. Otoped atau skuter listrik (skutris) merupakan alat mobilitas personal (personal mobility device).
  2. Standar keamanan pengendara yaitu pengendara harus berusia minimal 17 tahun dan pada saat berkendara harus menggunakan kelengkapan diantaranya helm, alat pelindung kaki dan siku, serta saat malam hari harus menggunakan rompi yang menggunakan reflektor.
  3. Otoped/skuter listrik hanya bisa digunakan di kawasan tertentu yang sudah mendapatkan izin dari pengelolanya seperti di bandara, stadion, tempat wisata.
  4. Bagi pengendara otoped/skuter listrik yang berkendara bukan pada jalur yang ditetapkan, Polri akan melakukan tindakan represif non-yustisial (teguran) dan pada hari Senin, 25 November 2019 Polri akan melaksanakan tindakan represif yustisial (penilangan).
  5. Adapun pasal yang diterapkan yaitu Pasal 282 jo 104 ayat (3) UU 22/2009 yang berbunyi: setiap pengguna jalan yang tidak mematuhi perintah yang diberikan oleh petugas Polri untuk berhenti dalam keadaan tertentu untuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas akan dikenakan sanksi pidana penjara selama lamanya satu bulan dan denda semaksimalnya Rp250.000.

 

(rz/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password