Polri dan TNI Kompak Jaga Hutan di Provinsi NTB

Tribratanews.polri.go.id – Mataram. Penanganan untuk masalah kehutanan, khususnya illegal logging atau pembalakan liar, mendapat perhatian khusus dari aparat penegak hukum. Hal tersebut ditunjukkan dengan sinergi yang terus dibangun oleh Polri dan TNI.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB, Kompol Hery Indra Cahyono, menjelaskan bahwa pihaknya selama ini terus membangun sinergi baik dengan TNI maupun stakeholder terkait seperti BPBD dan lain-lain untuk mengimbangi kerusakan hutan.

“Kami dan TNI tentunya akan mendukung mengawal hutan Indonesia, khususnya di NTB, mewujudkan hutan yang asri dan lestar,” jelas Kompol Hery Indra Cahyono.

Menurutnya, hal tersebut telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Pasal 13 terkait pemeliharaan Kamtibmas, penegakan hukum, dan pemberian pelayanan serta pengayoman dan perlindungan bagi masyarakat.

Dari beberapa laporan yang ditangani oleh pihak kepolisian, ada dua jenis masalah terkait kondisi hutan. Antara lain pembalakan liar dan kebakaran hutan. Selain itu, ada juga perambahan hutan yang belakangan marak terjadi di NTB khususnya untuk kebutuhan alih-fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian.

Beberapa kasus telah ditangani dengan penahanan beberapa oknum.

“TNI-Polri dan Dinas Kehutanan tidak henti-hentinya melakukan penegakkan hukum (untuk) pelaku illegal logging maupun perambahan hutan,” jelas Kompol Hery itu.

Operasi gabungan yang kerap dilakukan untuk menyelesaikan kasus terkait masalah hutan. Walaupun begitu, diakui Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB itu kondisi di lapangan seringkali tidak sesuai dengan apa yang diinginkan sehingga penanganan kasus seringkali terkesan alot.

“Memang itu tantangan kita di lapangan. Polri dan TNI akan lebih semangat untuk mengatasi kegiatan yang merusak hutan ini,” ujarnya.

Penindakan disebut bukan cara yang efektif. Mengingat ketika satu tersangka ditangkap, maka tersangka lainnya akan muncul atau kasus-kasus kambuhan yang pelakunya adalah orang yang sama. Hal tersebut sampai saat ini masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

Saya berharap ke depan kita mungkin sering melakukan penindakan secara terpadu,” pungkasnya.

(my/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password