Wakil Presiden RI Minta Instansi Lain Pedomani Polri Soal Gaya Hidup Sederhana

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Terkait Instruksi Kapolri kepada seluruh jajarannya untuk tidak bergaya hidup mewah, dan hedonis,disambut baik oleh Wakil Presiden RI. Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin meminta instruksi tersebut diterapkan di Institusi lain. Karena instruksi tersebut dinilai bagus, agar tak memunculkan kecemburuan sosial di antara sesama anggota Polri, dan bisa meredam rasa ketidakpuasan masyarakat terhadap aparat penegak hukum

Wakil Presiden menambahkan, jika diterapkan di instansi lain, hal itu bisa menimbulkan efek positif di masing-masing Kementerian dan Lembaga untuk hidup sederhana. “Itu bagus sekali. Supaya tidak menimbulkan kecemburuan kemudian juga menimbulkan ketidakpuasaan masyarakat. Saya kira anjuran itu bagus sekali. Kalau perlu ditiru oleh instansi dan lembaga-lembaga lain, itu bagus sekali. Soal kesederahanaan,” ungkap Wakil Presiden Republik Indonesia, Rabu (20/11).

 

Sebelumnya, Mabes Polri menerbitkan Surat Telegram Nomor : ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 yang berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri, dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri. Surat telegram itu menyebutkan bahwa Polri meminta jajarannya untuk bersikap sederhana sejalan dengan cita-cita mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih. Polri juga meminta para pegawai negeri di lingkungan Polri untuk bersikap antikorupsi dan menerapkan pola hidup sederhana untuk mewujudkan pegawai negeri yang profesional dan bersih. Sejumlah poin pola hidup sederhana yang harus dipedomani ialah tidak menunjukkan, memakai, dan memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari, baik di kedinasan maupun di ruang publik.

Selanjutnya, polisi diminta hidup sederhana di lingkungan internal Polri maupun kehidupan bermasyarakat serta tidak mengunggah foto dan video di media sosial yang menunjukkan gaya hidup hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial. Polisi juga diminta menyesuaikan norma hukum, kepatutan, dan kepantasan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal dan menggunakan atribut Polri yang sesuai untuk penyamarataan. Terakhir, para Pimpinan, Kasatwil, dan Perwira diminta memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik dengan tidak memperlihatkan gaya hidup hedonisme, terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.

(fa/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password