Warga Surabaya tolak kedatangan pimpinan FPI dengan gelar Demo Ke Polda Jatim

tribratanews.polri.go.id, Polda Jatim – Setelah Sholat Dhzuhur, Polda Jatim menerima aksi penolakan pimpinan FPI Habib Rizieq dari massa AKUK (Aliansi Kerukunan Umat dan KeBhinekaan) Kamis Siang (26/1/17).

Ditengah-tengah guyuran hujan di Kota Pahlawan Surabaya,ribuan masa memadati sepanjang jalan Ahmad Yani,Surabaya dengan ratusan bendera Merah Putih menuju Mapolda Jatim.

“Habisi Ormas kedok Agama yang akan menghancurkan NKRI !! Bubarkan FPI..!! Gantung dan adili pemfitnah,penghujat dan pembuat gaduh si Rizieq yang reseh ( pembuat onar)…NKRI Harga Mati…!! “ demikian mereka meneriakan yel-yel di sepanjang jalan.

Dengan tidak menghiraukan hujan,mereka tetap semangat dan mendatangi Mapolda Jatim di Jalan Ahmad Yani 116 Surabaya,Jawa Timur.

Mereka yang tergabung dalam Aliansi Kerukunan Umat dan KeBhinekaan (AKUK) tersebut datang ke Polda Jatim menuntut agar imam FPI yang rencananya dalam waktu dekat akan datang di Jawa Timur dalam suatu kegiatannya agar Polisi tidak memberikan ijin kegiatan tersebut.

“Jawa Timur tidak butuh Rizieq (imam FPI),arek arek Suroboyo tidak butuh pemfitnah,penghujat dan pembuat gaduh bangsa seperti Rizieq,”teriakan para masa yang berjumlah seribu lebih itu.

Ketua Dewan Presedium AKUK Jatim, Dr.KH. Muhammad Zakky, M.Si saat diwawancarai wartawan usai audensi dengan Direktur Intelkam Polda Jatim mengatakan,bahwa aksi ini berawal dari rasa keprihatinan terhadap kondisi bangsa Indonesia saat ini yang gaduh akibat ulah satu golongan yaitu FPI yang dipimpin oleh Rizieq Shihab.

Jangan pernah bilang Pembela Islam jika tindakannya Intoleran,radikal dan menfitnah sehingga terjadi keresahan seluruh umat beragama,”tegas Dr.Kyai Haji Muhammad Zakky di Polda Jatim,Kamis (26/1/17).

Ditambahkan oleh KH.Zakky,jika pemerintah Indonesia,aparat TNI dan Polri melakukan pembiaran atas ulah-ulah ormas radikal dan Intoleran ini,maka menurut KH.Zakky tidak lama lagi Bangsa Indonesia akan hancur.

IMG-20170126-WA0204“Gerakan Rizieq atas nama FPI sudah benar-benar membahayakan NKRI,dan pemerintah harus segera mengambil tindakan tegas,”tambah salah seorang tokoh Agama Islam di Jawa Timur yang disegani ini.

KH.M Zakky juga meminta kepada Polda Jatim selaku pengendali keamanan di seluruh Jawa Timur dari institusi Polri agar segala bentuk kegiatan ormas yang mendatangkan Rizieq ke Jawa Timur untuk tidak diberi ijin.

“Jawa Timur tidak butuh Rizeq, jangan nodai Jawa Timur dengan fitnah,umpat,caci maki,ujaran kebencian,dogma – dogma hasutan serta penghinaan simbul – simbul NKRI dengan atas nama organisasi yang berkedok Agama Islam,” tegas KH.Zakky.

Sebelum meninggalkan Polda Jatim, KH. Muhammad Zakky kembali berorasi menyatakan dukungannya kepada aparat keamanan baik TNI maupun Polri dalam menindak tegas Ormas-ormas apapun namanya yang gerakannya disinyalir memecah kerukunan antar umat bergama.

“Karena berawal dari memecah belah umat beragama inilah,mereka akan menghancurkan bangsa dan negara kita Indonesia ini,jadi kami harus melawan,TNI dan Polri tidak boleh diam,”tegas Zakky.

Usai ditemui Direktur Intelkam Polda Jatim di ruang kerjanya, KH.M.Zakky bersama ribuan masa yang terdiri dari berbagai Ormas di Jawa Timur membubarkan diri dengan tertib dan dikawal oleh personil Polda Jatim.

penulis : Umam/dw-1

Editor : Kang Ikbal96

Publish : Umam

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password