Kukuhkan Polres Ambon Menjadi Polresta, Kapolda: Naik Tipe, Lebih Ditingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Tribratanews.polri.go.id – Ambon. Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M., resmi mengukuhkan tipe Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menjadi Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Polresta Pulau-Pulau Lease. Pengukuhan resmi itu ditandai dengan penarikan papan nama Polres menjadi Polresta oleh Kapolda Maluku yang bermarkas di Kawasan Perigilima, Jalan dr. J. Latumeten, Kota Ambon, Senin (18/11/19).

“Dengan naiknya tipe Polres menjadi Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini, maka kita harus naik dalam segala hal,” jelas Kapolda Maluku.

Berdasarkan pada Prioritas Kapolri, Kapolda mengaku, kenaikan tipe Polres menjadi Polresta merupakan bagian dari program penataan pengembangan. Ini juga menjadi komitmen Kapolri dan pejabat di Mabes Polri untuk menaikan tipe jajarannya di seluruh tanah air. Salah satunya di Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

“Jadi naik tipe dari Polres biasa menjadi Polres Kota. Namanya Polresta. Jadi semua anggota ini harus berfikir seperti orang kota, bukan orang kampong lagi,” jelas Kapolda.

Kapolda menjelaskan lebih lanjut bahwa selain para Kapolres, para Kasat juga naik akan pangkat. Akan tetapi konsekuensi lain adalah jumlah personel harus bertambah.

“Jumlah peralatannya juga naik. Jadi tidak hanya tipe saja yang naik. Kemampuan kedinasan juga tentu. Itu yang kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk Polres Kota ini,” jelas Kapolda.

Jenderal Bintang Dua itu menjelaskan lebih lanjut bahwa pengalaman pun harus ditingkatkan. Pengalaman kemarin jangan sampai dipertahankan. Sebab, jika masih sama seperti dulu, maka akan diturunkan lagi seperti semula.

“Kalau pengalaman tidak berubah, maka tunggu dua bulan, tiga bulan, pak Kapolri, Polres Ambon belum bisa naik tipe, turun lagi,” ucap Jenderal Bintang Dua itu.

Tingkat pelayanan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat juga harus naik tipe. Ia juga meminta kepada setiap personel harus semangat dalam pelayanan, senyum, sapa dan salam kepada masyarakat, agar lebih ditingkatkan sesuai tipe Polres saat ini.

“Harus ikhlas mengatur lalu lintas. Tiada tempat di muka bumi ini yang macet. Tiada tempat di sudut, lorong Ambon ini yang rawan kamtibmas. Beta ini Bhabinkamtibmas, beta (saya) ini reserse. Sehingga dari Batu Gantung, Batu Badaong, Batu Capeo dan segala macam, sapa yang bikin kaco, ada beta. Nah ini yang harus dilakukan karena sudah naik tipe,” jelasnya.

Menurutnya, naik tipe bukan hanya nama kantor, tapi semangat pelayanan setiap anggota kepada masyarakat juga wajib dinaikan.

“Pelayanan SIM dan STNK harus senyum lebar. Sapa masyarakat, gimana ibu, bapak, silahkan duduk, minum dulu es,” canda Kapolda.

Dengan naiknya tipe tersebut, maka di segala penjuru daerah harus ada polisi yang bersahabat dengan masyarakat. Patroli di berbagai wilayah terus ditingkatkan.

“Di mana-mana ada polisi. Tapi polisi yang bersahabat. Jangan sampai orang takut semua. Jangan jadi polisi yang minta-minta. Dikasih nasi bungkus, rokok, amplop ambil bawa pulang,” tegas Kapolda.

Naik tipe harus dibarengi dengan naiknya semangat pelayanan. Tujuh program prioritas Kapolri harus dinaikan. Bagimana bisa menaikan kemampuan SDM yang unggul, jago lari, menembak, tangkap maling, memeriksa, bicara dan jago menghibur masyarakat.

“Jago manyanyi juga tidak apa-apa. Jangan sedikit-sedikit sakit, tidak masuk kantor. Harkamtibmas harus kita jaga. Tiap hari datangi korban gempa. Datangi mereka walaupun tidak kasih uang. Sapa merek, tanya mereka. Di sana tenda mulai berdebu, mulai bolong-bolong, panasnya minta ampun, tidak ada air bersih. Kesulitan mereka juga adalah kesulitan kita,” tandas Mantan Kakorlantas Polri itu.

(my/bq/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password