Kapolda Nyatakan Bali Masih Aman dan Tidak Ada Indikasi Teror di Bali

 

Tribratanews.polri.go.id – Denpasar. Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dengan tegas menyatakan bahwa Bali masih aman dan kondusif pasca terjadinya bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11/19) lalu. Kapolda membantah jika istri pelaku bom bunuh diri berinisial D mengaku sudah merancang aksinya di Bali.

Bahkan Kapolda dengan tegas menyampaikan bahwa informasi tersebut hoax dan tidak ada hubungannya antara terduga teroris asal Medan dengan Bali.

“Saya sudah katakan berita yang kemarin itu adalah hoax. Tidak ada hasil pemeriksaan yang berhubungan antara tersangka di Medan dengan Bali. Saya sudah cross check anggota kita yang masuk ke CTOC dan Densus,” jelas Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Denpasar Selatan, Jumat (15/11/19).

Jenderal Bintang Dua tersebut menjelaskan bahwa situasi Bali masih tetap aman. Pihaknya mengaku sudah menyiagakan pasukan untuk pengamanan hari raya Natal dan Tahun Baru 2020. “Sampai saat tidak ada indikasi teror untuk wilayah Bali. Namun saya tegaskan kepada anggota seluruh Bali harus tetap waspada dan standby. Bekerja sama dengan rekan lain dan petugas antiteror,” jelasnya.

Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose juga menyampaikan bahwa, tidak ada kegiatan menonjol soal pengamanan. Jajaran Polda Bali tetap melakukan kegiatan rutin, namun kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Selain itu, Kapolda juga menyatakan bahwa orang yang menerobos penjagaan Mako Brimob Tohpati pada Kamis (14/11) adalah orang gila. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, seorang pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, Cok Subagio (55) nekat menerobos penjagaan Mako Brimob Tohpati, sambil teriak-teriak ada bom. “Itu yang nerobos kemarin adalah orang gila,” tutupnya.

(bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password