Calon Kapolri : Lulusan Madrasah Aliyah Dapat Perhatian Khusus Saat Rekrutmen Polri

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Pada saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri, Komjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si., menyampaikan akan menghapus segala bentuk diskriminasi dalam perekrutan anggota Polri setelah dirinya dilantik menjadi Kapolri.

 

Beredar rumor bahwa biasanya kalau lulusan Madrasah Aliyah terdapat diskriminasi atau tidak disamakan dengan lulusan sekolah umum, padahal itu sederajat, namun Komjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si., menjawab siswa-siswi lulusan Aliyah atau mereka yang memiliki dasar agama kuat akan mendapat perhatian khusus terkait perekrutan anggota Polri. “Kami rekrut yang punya keahlian mengaji, azan, dan ceramah. Kami beri porsi khusus. Bahkan, dalam tes, dia tidak perlu sesempurna yang lain,” tegas calon Kapolri, Komjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si.

 

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menjelaskan, latar belakang ahli agama punya modal penting supaya bisa menjaga keamanan warga. Tidak hanya beragama Islam, pendekatan itu diterapkan sesuai kondisi demografis daerah-daerah tertentu.

“Karena nantinya mereka akan menjadi Babinkamtibmas yang azan dan mengaji di kelurahan-kelurahan. Begitu juga dengan agama-agama lain, di NTT dan di Manado,” jelas calon Kapolri.

 

Kemudian, Polri bukan cuma menjaring lulusan sekolah lanjutan atas berbasis keagamaan. Tetapi, menggalakkan rekrutmen dari sekolah berbasis kejuruan. Program ini sudah berjalan lama. Hanya saja kegiatan tersebut jarang terekspos.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password