Ditresnarkoba Polda Gorontalo Musnahkan Ribuan Liter Miras dan Ratusan Gram Narkotika

Tribratanews.polri.go.id-Gorontalo. Ditresnarkoba Polda Gorontalo memusnakan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 256 gram dan minuman keras (Miras) sebanyak 1005 liter label cap tikus, yang bertempat di Pelataran Parkir Britama Polda Gorontalo, Selasa (29/10).

Pemusnahan barang bukti tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolda Gorontalo, Kombes Pol. Drs. Jaya Subriyanto, Para Pejabat Utama Polda Gorontalo, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Kepala BNNP Gorontalo, Kepala BPOM Gorontalo, Ketua Pengadilan Negeri Kota Gorontalo, Kepala Kantor Bea dan Cukai Gorontalo, Ketua LSM Granat Gorontalo, serta para awak media, baik dari media online, media cetak, maupun media elektronik.

Dalam sambutannya Wakapolda mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari penjabaran peraturan perundang-undangan sebagaimana telah diatur dalam pasal 45 ayat 4 kitab Undang-undang Hukum acara pidana serta pasal 91 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Hari ini kita akan melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil sitaan yang dilaksanakan oleh Direktorat Narkoba Polda Gorontalo dengan rincian 39 kantong plastik dan 245 botol jenis cap tikus dengan total sebanyak 1005 liter serta barang bukti jenis Sabu-Sabu yang akan dimusnahkan berasal dari pengembangan 3 orang tersangka dengan jumlah 256,92217 gram,” terang Wakapolda.

Diketahui pemusnahan barang bukti narkoba dan miras ini merupakan hasil operasi yang telah laksanakan selama Tahun 2019. Mulai Januari sampai Oktober 2019.

Wakapolda menambahkan, dari hasil operasi selama kalender 2019, jumlah kasus cenderung menurun jika dibandingkan selama 2018 lalu. Namun, jumlah tersangka tahun ini malah meningkat.

“Selama tahun 2018 ada 91 kasus dengan 121 tersangka. Tapi sekarang, belum sampai penghujung 2019, sudah ada 133 tersangka dari 88 kasus,” papar Kombes Pol. Jaya Subriyanto.

Selain itu, fakta lainnya terungkap bahwa Gorontalo kini tidak hanya menjadi sasaran empuk perdagangan narkoba dari wilayah Sulawesi Utara maupun Sulawesi Tengah. Konon, tambah Subriyanto, Gorontalo kini sudah impor narkoba dari Filipina.

 

(ds/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password