Kapolda Papua: Kita Akan Tempatkan Pos-Pos Pengamanan di Wamena

Tribratanews.polri.go.id – Papua . Bertempat di Kodim 1702 Jayawijaya, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Jayawijaya, Minggu (13/10/2019).

Kapolda Papua bersama dengan Pangdam XVII Cenderawasih melaksanakan kunjungan ke kabupaten Jayawijaya dengan menggunakan pesawat herkules TNI dan disambut oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Tony Ananda, unsur forkopimda selanjutnya rombongan menuju ke Kodim 1702 Jayawijaya.

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw pada kesempatannya menyampaikan, saya mewakili Kepolisian Daerah Papua menyampaikan duka cita kepada keluarga yang kemarin menjadi korban penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pada hari ini saya bersama dengan Pangdam XVII hadir disini tentu karena akibat kejadian kemarin, sesungguhnya semua sudah sepakat dan menyatakan kepada semua pihak bahwa Wamena sudah dalam keadaan aman dan kondusif, tetapi pada kenyataanya sampai dengan kemarin masih terjadi kekerasan yang merupakan bagian dari tindakan oknum-oknum pelaku kekerasan yang masih berhubungan dengan kejadian pada tanggal 23 september yang lalu,”tutur Kapolda

“Sehingga kami datang langsung kesini bersama dengan Pangdam, Danrem, Bupati dan Wakil Bupati, agar kita membahas dengan cepat menggali persoalan itu dan kemudian mendiskusikan permasalahan ini.  Kami sudah banyak mendapatkan informasi yang menuju ke perbuatan melanggar hukum, atas nama negara yang berlandaskan hukum kita harus tegakkan aturan hukum itu, kita mau melakukan upaya penegakan hukum dengan mengungkap pelaku langsung yang dilapangan, koordinator yang dilapangan dan mereka yang ada dibalik itu, siapa yang menyiapkan konsepsi ini kalau dilihat modusnya tidak parsial, waktunya secara bersamaan siapa yang menjadi komando pada rancangan itu kami sedang mencari semua itu, ini menjadi upaya kami,”tambah Kapolda

Kapolda juga menambahkan, kita mau menempatkan pos-pos dengan perkuatan yang signifikan kemudian kita mau melakukan razia, saya berharap kepada masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam dan melaksanakan patroli skala besar untuk menyatakan bahwa sudah selesai persoalan itu, tidak bisa dibuat lagi dengan alasan-alasan rasisme, ada persoalan hal-hal yang menjadi ungkapan kekecewaan.

“Secara rangkaian kejadian bakar membakar kekerasan yang dilakukan pada tanggal 23 sudah bisa dipadamkan, kemudian beberapa pelaku sudah bisa dtangkap, situasi bisa dikendalikan dan juga ada pengungsian tetapi itu sudah bisa di eliminer hingga sudah bisa merasa nyaman sudah mulai ada aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat sekolah sudah mulai masuk, pemerintahan sudah bisa berjalan, kami melakukan upaya-upaya dengan membuat securiti barier dan Patroli,”tandas Kapolda Papua.

py/sw/hy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password